kabar

Stasiun televisi pemerintah Mesir berhenti siaran sebab listrik padam

Belum ada penjelasan resmi mengenai insiden itu.

10 Mei 2015 01:06

Sejumlah staiun televisi milik pemerintah Mesir kemarin berhenti siaran lantaran listrik padam, menurut tiga pejabat keamanan.

Hingga berita ini dilansir, para pejabat pemerintah belum bisa dimintai komentar atas insiden itu.

Juru bicara Kementerian Kelistrikan Mesir Muhammad al-Yamani mengungkapkan kepada stasiun televisi CBC, gangguan listrik itu lantaran masalah internal dalam kompleks perkantoran dihuni beberapa stasiun televisi pemerintah.

Namun televisi-televisi pemerintah ini sudah dapat bersiaran lagi kemarin setelah listrik kembali menyala.

Gal Lousky, CEO sekaligus pendiri lembaga nirlaba Israeli Flying Aid. (ifa.org)

Israel ingin bantu korban gempa di Majene

Lembaga kemanusiaan Israel pernah mengirim misi dan bantuan kemanusiaan saat tsunami Aceh (2004), gempa Yogya (2006), dan gempa Palu (2019).

Buruh bangunan sebuah proyek konstruksi di Arab Saudi tengah bekerja di bawah terik surya. (Al-Arabiya/ilustrasi)

Cuaca panas di Mesir bikin 21 orang mati kepayahan

Suhu udara di Mesir rata-rata 47 derajat Celcius di waktu siang.

Gamal (kiri) dan Alaa Mubarak. Kedua putra dari mantan Presiden Mesir Husni Mubarak ini dibebaskan dari Penjara Torah, Ibu Kota Kairo, Mesir, Senin, 26 Januari 2015. (www.ibtimes.co.uk)

Mubarak akan diadili lagi untuk kasus pembunuhan demonstran

Sidang atas kasus itu dimulai 5 November.

Ibrahim Arif, pemimpin redaksi surat kabar Al-Bayan. (dailynewsegypt.com)

Dituduh sebar berita palsu, pemimpin redaksi koran di Mesir ditahan

Dewan redaksi Al-Bayan menyatakan sudah mencabut artikel itu dari situs mereka.





comments powered by Disqus