kabar

ISIS klaim bertanggung jawab atas bom bunuh diri di Saudi

Ini klaim pertama ISIS atas serangan teror di Arab Saudi.

22 Mei 2015 22:14

Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) kemarin mengklaim bertanggung jawab atas serangan bunuh diri menghantam sebuah masjid kaum Syiah di Arab Saudi.

Pengakuan dalam bentuk tertulis dan rekaman audio ini disebarluaskan lewat akun-akun Twitter terkait ISIS. Ini merupakan klaim pertama ISIS atas serangan teror di negara itu. Namun pemerintah Saudi belum berkomentar.

ISIS menyatakan serangan bunuh diri itu dilakukan oleh seorang anggota kelompok baru bernama Provinsi Najd, merujuk pada nama sebuah provinsi di Saudi dan mencakup Ibu Kota Riyadh. Kelompok bersenjata dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi ini menyebut bom bunuh diri itu sebagai operasi unik.

Ledakan bom bunuh diri ini berlangsung saat lebih dari 150 jamaah sedang melaksanakan salat Jumat. Insiden itu terjadi di Masjid Imam Ali di Desa Al-Qadih, Qatif, Provinsi Timur.

Kementerian Kesehatan Saudi melalui akun Twitter mengatakan kejadian itu menewaskan 21 orang dan melukai 123 lainnya.

Sebuah laporan menyebut pihak berwenang tengah menyelidiki kasus itu.

November tahun lalu sekelompok lelaki bersenjata menyerang kumpulan kaum Syiah tengah menggelar perayaan. Serbuan ini menewaskan tujuh orang. Para pejabat Saudi menunjuk orang-orang militan terkait ISIS sebagai pelakunya.

Lantas muncul rekaman audio dari seseorang mengklaim mewakili kelompok penyerang. Dia memuji pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tapi dia tidak menyebut nama kelompoknya.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.





comments powered by Disqus