kabar

Nasib pentolan ibis botak tidak diketahui sehabis ISIS caplok Palmyra

Pemerintah Suriah menawarkan hadiah fulus Rp 13,2 juta bagi siapa saja mengetahui lokasi keberadaan Zenobia.

26 Mei 2015 15:54

Pemerintah Suriah menawarkan hadiah fulus US$ 1 ribu atau setara Rp 13,2 juta bagi siapa saja mengetahui lokasi keberadaan Zenobia.

Zenobia adalah pentolan dari tujuh kawanan burung ibis botak. Ia amat penting lantaran cuma ia mengetahui rute migrasi ke Ethiopia. Tanpa Zenobia, burung ibis botak lainnya tidak bisa pindah.

Misteriusnya nasib Zenobia ini terjadi setelah milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) pekan lalu mencaplok kota kuno Palmyra berusia dua ribu tahun. Keberhasilan ini membikin ISIS telah menguasai setengah dari wilayah Suriah.

Burung jenis ini tadinya dikira sudah punah di Suriah, namun pada 2002 tujuh ibis botak ditemukan dekat Palmyra. Empat ibis botak dinyatakan selamat, sedangkan tiga lainnya misterius lantaran penjaga Palmyra kabur saat serbuan ISIS.

Dulunya komunitas ibis botak banyak ditemukan di seantero Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Kini populasi burung ini hanya sedikit ditemukan di Suriah dan Maroko.

Rupanya kebiadaban ISIS tidak cuma menyasar perawan Yazidi, artefak, atau orang pemerintah. Ibis botak pun menambah panjang daftar korban mereka.

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Irak tangkap mufti ISIS berbadan gembrot

Syifa adalah orang mengeluarkan fatwa untuk melaksanakan hukuman mati dan menghancurkan tempat-tempat bersejarah di Mosul, termasuk kubur Nabi Yunus. 

Polisi Irak pada 3 Desember 2019 menangkap lelaki dikenal dengan nama Abu Khaldun, merupakan wakil dari pemimpin ISIS Abu Baar al-Baghdadi di Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Supplied via Iraqi Security Media Cell)

Polisi Irak bekuk wakil Baghdadi di Kirkuk

Abu Khaldun pernah menjabat komandan militer ISIS di Provinsi Salahuddin.

Majalah Dabiq terbitan ISIS dijual di situs Amazon. (BBC)

Turki telah deportasi 21 kombatan ISIS ke negara asal

Sebanyak 13 dari 21 jihadis sudah dideportasi itu adalah warga negara Jerman, Belgi, Belanda, Denmark, Inggris, Amerika Serikat, dan Irlandia.

Seorang jihadis mengganti salib dengan bendera ISIS di sebuah gereja di Kota Mosul, utara Irak. (Twitter)

Turki deportasi seorang kombatan ISIS asal Amerika

Muhammad Darwis B. tadinya terjebak di antara Turki dan Yunani karena ditolak oleh Amerika dan Yunani.





comments powered by Disqus