kabar

ISIS haramkan beternak burung merpati

Alasannya alat kelamin burung dara kelihatan saat terbang dan bikin orang lalai menjalankan salat.

03 Juni 2015 01:37

Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) berkuasa di Provinsi Eufrat - dengan wilayah membentang antara Provinsi Anbar di Irak hingga Provinsi Dair az-Zour di Suriah - telah mengeluarkan aturan melarang siapa saja mengembangbiakkan atau memelihara burung merpati.

Para pemelihara atau peternak burung dara diberi waktu sepekan untuk menghentikan praktek itu. Kalau tidak, mereka terancam hukuman denda dalam jumlah besar, dicambuk di depan umum, dan dipenjara.

ISIS beralasan alat kelamin burung dara kelihatan ketika terbang melanggar ajaran Islam. Mereka juga mengklaim memelihara merpati membikin orang lalai menjalankan salat.

Larangan kali ini tercantum dalam dokumen resmi berlogo ISIS dan dikeluarkan pejabat senior. Dokumen berbahasa Arab ini memulai kalimat dengan peringatan terhadap warga masih memelihara merpati di atap rumah mereka.

"Semua orang memelihara merpati di atap rumah mereka harus menyetop praktek itu paling lambat seminggu setelah larangan ini dikeluarkan," tulis dokumen ISIS itu. "Siapa saja melanggar akan didenda, dipenjara, atau dicemeti."

Ini bukan kali pertama kelompok Islam brutal dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu mengeluarkan aturan serupa. Januari tahun ini mereka juga menyebar selebaran soal haram memelihara atau beternak burung dara. Bahkan 15 anak ditahan, tiga di antara mereka dibunuh.

Ketika itu orang berpikir keputusan itu muncul lantaran ada kecurigaan burung dara dipakai buat menyebarluaskan pesan anti-ISIS atau untuk menyelundupkan rokok.

Keluarga dari 13 anak selamat masing-masing diminta membayar denda 1.300 pound sterling. Sebanyak lima belas anak itu diambil paksa dari rumah mereka di Provinsi Diyala, timur Irak.

Menurut sejumlah saksi mata, militan ISIS menyisir dari rumah ke rumah untuk mencari burung dara. Kalau ada yang ditemukan, merpati-merpati itu dimasukkan ke dalam kantong untuk disita dan akhirnya dibakar.

Petani bernama Abu Abdullah, 52 tahun, bercerita dia terpaksa meminjam fulus dari kerabatnya untuk membayar denda itu. Yang lain bahkan sampai menjual perhiasan mereka. "Anak saya dipukuli dan diperingatkan untuk tidak memelihara burung dara lagi," katanya kepada stasiun televisi NBC News.

Wakil pemimpin ISIS Sami Jasim Muhammad al-Jaburi alias Haji Hamid. (Center for Global Policy)

Irak tewaskan wakil pemimpin ISIS

Haji Hamid juga bertugas mengelola keuangan ISIS.

Amerika menghargai pemimpin ISIS Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Quraisyi seharga US$ 10 juta (US State Department)

Pemimpin ISIS sekarang eks informan Amerika

Pada satu sesi pemeriksaan, dia memberitahu nomor telepon 19 pentolan ISI dan berapa jumlah uang mereka hasilkan buat milisi itu.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap pada 30 Maret 2021 di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap di Masjid Al-Haram

Hingga kabar ini dilansir, belum diketahui identitas dan asal negara pendukung ISIS ditangkap di Masjid Al-Haram itu.

Pemimpin ISIS wilayah Irak Abu Yasir al-Isawi tewas oleh serangan pasukan antiteror Irak pada 27 Januari 2021 di Kota Daquq, Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Twitter)

Pemimpin ISIS wilayah Irak tewas

Abu Yasir, 39 tahun, adalah orang asli dari Falujah, kota di Provinsi Anbar berjarak sekitar 60 kilometer sebelah barat Baghdad.





comments powered by Disqus