kabar

Al-Utaibiyah, pusat kejahatan di Kota Makkah

Di sini menjadi pusat peredaran narkotik.

08 Juni 2015 10:24

Kumuh dan padat. Al-Utaibiyah merupakan permukiman tidak terencana di kota suci Makkah, Arab Saudi. Dengan hunian berdempetan dan gang-gang sempit berkelok.

Al-Utaibiyah sudah bertahun-tahun lalu ditinggalkan penghuni asli. Kini yang bermukim di sana adalah para pendatang ilegal asal Asia dan Afrika. Kebanyakan dari mereka bekerja dan menjalankan bisnis di sana.

Karena itu wajar saja daerah ini menjadi pusat kejahatan. Mulai dari industri rumahan menghasilkan barang-barang palsu hingga jaringan peredaran narkotik.

Meski begitu, Al-Utaibiyah dikenal sebagai pusat perdagangan tekstil. Di sini ada pasar pakaian terkenal bernama Al-Gammasya, berasal dari kata Qimasy dalam bahasa Arab berarti pakaian. "Dimulai beberapa dekade lalu dengan sejumlah kecil toko kemudian terus meluas," kata penduduk setempat bernama Muhammad asy-Syarif. "Sekarang merupakan salah satu pasar paling tersohor di kota ini."

Kondisi Al-Utaibiyah ini menyuburkan peredaran narkotik. Saban kali polisi merazia, para pedagang barang haram itu kabur di jalan-jalan kecil berbelok-belok.

Said Rabighi, 53 tahun, mengaku sudah tinggal di kawasan itu sejak kecil. Dia mengeluhkan sejak dulu jalan di sana berlubang dan air kotor sering meluap hingga ke jalan. Pegawai pemerintah ini menjelaskan penduduk sudah melapor ke Pemerintah Kota Makkah namun tidak ada tanggapan.

Masalah lainnya adalah warga Al-Utaibiyah kerap memarkir mobil mereka sembarangan. Selain itu, banyak pengendara motor lalu lalang dengan suara knalpot memekakkan telinga. Bahkan banyak penjambret bersepeda motor.

Belum lagi sampah menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap. Al-Utaibiyah juga menjadi tempat penampungan para pembantu ilegal.

Jadi jangan terkecoh dengan label kota suci Makkah. Yang Allah sucikan adalah kotanya bukan penghuninya.

Suasana salat di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, di masa pandemi. (SPA)

Saudi tingkatkan kapasitas umrah selama Ramadan menjadi 50 ribu jamaah per hari

Umrah Ramadan hanya untuk penduduk Saudi sudah disuntik dua dosis vaksin Covid-19 atau pernah mengidap Covid-19.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap pada 30 Maret 2021 di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap di Masjid Al-Haram

Hingga kabar ini dilansir, belum diketahui identitas dan asal negara pendukung ISIS ditangkap di Masjid Al-Haram itu.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Hamzah Yahya Kusyak, insinyur perancang sumur Zamzam, wafat dalam umur 80 tahun pada 2 Maret 2021. (Arab News/Supplied)

Insinyur perancang sumur Zamzam wafat

Yahya dilahirkan di Makkah pada 1941. Ayahnya pedagang sekaligus bekerja sebagai mutawif bagi jamaah umrah.





comments powered by Disqus