kabar

Iran luncurkan situs perjodohan

Saat ini ada sekitar sebelas juta bujangan di negeri Mullah itu.

16 Juni 2015 06:02

Pemerintah Iran kemarin meluncurkan situs perjodohan resmi pertama di negara itu untuk membantu jutaan lelaki lajang mencari pendamping hidup.

"Kami memiliki tuntutan tinggi akan pernikahan dan ada sebelas juta bujangan meningkat saban hari," kata Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Mahmud Golzari dalam upacara peresmian situs jodoh itu. "Ini adalah sebuah masalah penting bagi pemerintah."

Situs Hamsan.Tebyan.net ini menyediakan ruang bagi perjaka mengisi profil mereka dan memberitahu kriteria calon istri idaman. Sebuah dewan mak comblang akan mencari perempuan cocok setelah mempelajari usia, pendidikan, kekayaan, dan latar belakang keluarga mereka.

Golzari menegaskan itu bukan situs kencan. "Situs Anda lihat hari ini (kemarin) bukan untuk mengenalkan lelaki dan perempuan," ujarnya.

Setelah beberapa tahun sukses mengerem laju pertumbuhan penduduk, negara berpenduduk 80 juta orang ini telah mulai mendorong kaum muda menikah cepat dan mempunyai banyak anak. Pemerintah mencemaskan populasi orang-orang tua bisa membebani program sosial mereka.

Iran sudah menghentikan pembagian alat kontrasepsi gratis dan pendanaan buat vasektomi. Pemerintah berencana memberikan pinjaman lunak bagi pengantin baru dan uang tunai bagi pasangan baru mempunyai anak.

Peran tradisional keluarga di Iran untuk menjodohkan anak-anak mereka kian menurun saat ini. Negeri Mullah itu memiliki sekitar 350 situs pencari jodoh milik swasta.

Para ulama mengeluhkan anak-anak muda Iran sekarang lebih menyukai pacaran dalam waktu lama ketimbang segera menikah.

Kelesuan ekonomi akibat sanksi dari Barat membikin mereka sulit mengumpulkan fulus untuk menikah dan memulai berumah tangga.

Pihak keluarga biasanya mengharapkan pesta pernikahan mewah. "Kalau pengantin perempuan memutuskan tidak membeli gaun pengantin, keluarganya akan memaksa dia. Kalau tidak akan jadi gosip," ujar Paria Karimi, 28 tahun, sedang mencari busana pernikahan di jantung Ibu Kota Teheran.

Amin Rafii, sarjana teknik sipil baru saja menikah, bilang keluarganya menyewa tempat resepsi US$ 2 ribu dan dia juga mesti membeli perhiasan emas bagi istrinya. "Orang tua memaksa kami menyediakan makan malam, buah-buahan, manisan, dan minuman untuk 250 tamu di resepsi pernikahan," ujar lelaki 34 tahun ini. "Itu mengerikan."

Mahmud Syekhruhu, pilot yang melarikan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali ke Arab Saudi pada 14 Januari 2011. (Middle East Eye)

Mantan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali wafat

Perdana Menteri Tunisia Yusuf Syahid bilang dirinya akan mengizinkan mayat Bin Ali dimakamkan di negara asalnya.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi segera adili lagi ulama-ulama pengkritik Bin Salman

Dalam sidang sebelumnya,jaksa telah menuntut hukuman mati terhadap Syekh Salman, Syekh Awad, dan Syekh Ali al-Umari.

Masyail al-Jalud, perempuan Arab Saudi berumur 33 tahun, pelesiran ke mal di Kota Jeddah mengenakan blus dan rok pada September 2019. (Twitter)

Tolak berabaya, perempuan Saudi pelesiran ke mal pakai blus dan rok

Bin Salman menyebut Islam tidak mewajibkan perempuan berabaya dan berjilbab serba hitam.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Saudi jual gedung konsulat tempat pengawal Bin Salman bunuh Khashoggi

Sampai sekarang Riyadh menolak mengungkap di mana potongan-potongan tubuh Khashoggi disembunyikan.





comments powered by Disqus