kabar

ISIS gelar lomba hapal Quran berhadiah budak seks

Hadiah masing-masing satu gadis Yazidi itu bagi juara satu hingga tiga.

23 Juni 2015 09:43

Apa yang dilakukan milisi ISIS di Provinsi Hasakah, utara Suriah - mereka mengganti namanya menjadi Barakah - sejatinya kegiatan mulia. Mereka menggelar lomba menghapal Al-Quran untuk menyambut datangnya Ramadan.

Namun bila melihat hadiah disediakan bagi juara satu hingga tiga, acara itu menistakan agama. Sebab mereka mengganjar tiga peringkat teratas dengan masing-masing seorang gadis Yazidi bisa dijadikan budak seks.

ISIS menganggap gadis Yazidi, sekte monoritas di utara Irak, mereka culik sebagai rampasan perang sehingga berhak diperlakukan semau mereka.

Hadiah bagi juara empat dan seterusnya berupa fulus, mulai seratus ribu lira Suriah hingga 50 ribu lira.

Lomba hafiz Quran ini berlangsung selama tujuh hari dan bakal berakhir Sabtu pekan ini. Kompetisi ini berlangsung di sejumlah masjid, termasuk Masjid Usamah Bin Ladin dan Masjid Abu Musab al-Zarqawi.

Bin Ladin merupakan pendiri Al-Qaidah, sedangkan Zarqawi adalah pemimpin ISI (Negara Islam Irak), cikal bakal ISIS.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.





comments powered by Disqus