kabar

ISIS rilis foto dan identitas pembantai di Tunisia

Pelaku bernama Abu Yahya al-Qairawani.

27 Juni 2015 10:39

Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah melansir foto dan identitas pembantai 38 pelancong asing di sebuah pantai dekat Kota Sousse, Tunisia, kemarin.

Media sosial terkait ISIS menyebut pelaku bernama Abu Yahya al-Qairawani, kemungkinan nama jihad dari Saifuddin Rezgui, ditembak mati setelah beraksi. Foto itu menunjukkan seorang pemuda berambut hitam tebal mengenakan kaus oblong putih. Di kiri dan kanannya terdapat dua senapan serbu Kalashnikov.

Foto ini disertai tulisan, "Saudara kami prajurit khilafah, Abu Yahya al-Qairawani, telah mencapai sasarannya Hotel Imperial Marhaba meski dijaga ketat."

Dalam pernyataan itu, ISIS menyatakan Abu Yahya telah membunuh 40 orang kafir. Namun belum ada konfirmasi apakah Abu Yahya adalah Saifuddin Rezgui.

Perdana Menteri Tunisia Habib Issid menjelaskan Rezgui sebelumnya tidak dikenal. Dia berasal dari Gafur, kota kecil di Provinsi Siliana, dan pernah kuliah di Universitas Kairouan.

Pelaku kedua dikabarkan berhasil kabur tapi identitasnya belum diketahui.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.





comments powered by Disqus