kabar

Untuk pertama kali ISIS penggal perempuan

Korbannya dua perempuan di Provinsi Dair az-Zour, Suriah. Keduanya dituduh melakukan sihir.

30 Juni 2015 15:35

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) untuk pertama kali memenggal kaum hawa. Korbannya adalah dua perempuan dengan tuduhan melakukan sihir.

"ISIS sudah mengeksekusi dua wanita dengan cara dipancung di Provinsi Dair az-Zour (Suriah)," kata Rami Abdurrahman, kepala lembaga pemantau the Syrian Observatory for Human Rights, seperti dilansir kantor berita AFP. "Ini pertama kali perempuan dibunuh dengan cara seperti itu."

Perempuan pertama dipenggal bersama suaminya di Kota Dair az-Zour. Eksekusi kedua, juga bareng suaminya, berlangsung di Kota Al-Mayadin, sebelah tenggara Suriah.

Milisi brutal dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi ini sudah biasa memancung lelaki setempat atau asing, termasuk kombatan, relawan kemanusiaan, wartawan, dan orang-orang dianggap melanggar syariat Islam versi mereka.

Wakil pemimpin ISIS Sami Jasim Muhammad al-Jaburi alias Haji Hamid. (Center for Global Policy)

Irak tewaskan wakil pemimpin ISIS

Haji Hamid juga bertugas mengelola keuangan ISIS.

Amerika menghargai pemimpin ISIS Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Quraisyi seharga US$ 10 juta (US State Department)

Pemimpin ISIS sekarang eks informan Amerika

Pada satu sesi pemeriksaan, dia memberitahu nomor telepon 19 pentolan ISI dan berapa jumlah uang mereka hasilkan buat milisi itu.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap pada 30 Maret 2021 di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap di Masjid Al-Haram

Hingga kabar ini dilansir, belum diketahui identitas dan asal negara pendukung ISIS ditangkap di Masjid Al-Haram itu.

Pemimpin ISIS wilayah Irak Abu Yasir al-Isawi tewas oleh serangan pasukan antiteror Irak pada 27 Januari 2021 di Kota Daquq, Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Twitter)

Pemimpin ISIS wilayah Irak tewas

Abu Yasir, 39 tahun, adalah orang asli dari Falujah, kota di Provinsi Anbar berjarak sekitar 60 kilometer sebelah barat Baghdad.





comments powered by Disqus