kabar

ISIS bunuh wartawan perempuan di Mosul

Kelompok brutal dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi ini memenggal kepala Suha Ahmad Radi setelah menahan dia beberapa hari.

08 Juli 2015 02:23

Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah membunuh seorang wartawan perempuan bekerja untuk sebuah surat kabar di Kota Mosul, utara Irak.

Mengutip penjelasan dari IJS (Sindikat Jurnalis Irak), situs berita Rudaw, berkantor di Irbil, juga utara Irak, melaporkan kelompok brutal dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi ini memenggal kepala Suha Ahmad Radi setelah menahan dia beberapa hari. Tubuh perempuan ini dikabarkan sudah diserahkan kepada keluarganya.

ISIS mencaplok kota terbesar kedua di Irak itu Juni tahun lalu. Dari sana pula Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah islamiyah dan mengangkat dirinya sebagai khalifah.

Ini bukan kali pertama ISIS membunuh wartawan. Mereka pada September tahun lalu melansir rekaman video eksekusi jurnalis asal Amerika Serikat James Foley. Lelaki 40 tahun ini dibunuh sebulan sebelumnya.

Foley menjadi sandera asing pertama dieksekusi ISIS.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Perdana menteri Irak Haidar al-Abadi bersalaman dengan seorang komandan pasukan Irak setibanya di Kota Mosul, 9 Juli 2017, untuk mengumumkan pembebasan Mosul dari ISIS. (Twitter/@HaiderAlAbadi)

Irak bebaskan Mosul dari ISIS

Sepekan sebelumnya, Abadi sudah mengumumkan berakhirnya khilafah islamiyah versi ISIS setelah pasukan Irak merebut Masjid An-Nuri telah menjadi puing akibat diledakkan ISIS.





comments powered by Disqus