kabar

Penyanyi sekaligus pencipta lagu buat ISIS tewas

Lagu-lagu dikarang sekaligus dinyanyikan Mahir Misyaal kerap dipakai dalam pelbagai rekaman video propaganda ISIS.

15 Juli 2015 15:53

Serangan udara pasukan Amerika Serikat Sabtu pekan lalu ke Hasakah, kota di selatan Suriah, berhasil menewaskan Mahir Misyaal, seperti dilaporkan akun-akun media sosial pro-ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Senin pekan ini. Dia merupakan penyanyi sekaligus pencipta lagu buat milisi brutal dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu.

Misyaal, warga negara Arab Saudi dikenal dengan sebutan Abu Hajar al-Jazrawi, bergabung dengan ISIS April tahun lalu. Surat kabar Al-Hayat melaporkan dia tadinya penyanyi lagu-lagu mars islami dan kemudian menjadi imam masjid di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi.

Dia sempat bertemu rekannya sesama penyanyi religi, Raid Fahad, di Suriah. Temannya itu meninggalkan ISIS setelah sadar kelompok ini amat brutal. Namun Misyaal meyakini ideologi dan syariat Islam dipraktekkan ISIS.

Lagu-lagu dikarang sekaligus dinyanyikan Misyaal kerap dipakai dalam pelbagai rekaman video propaganda ISIS. Dua paling dikenal berjudul Salil as-Sawarim dan Halomoo Halomoo O lions of war.

Salil as-Sawarim merupakan lagu merayakan syahidnya para jihadis ISIS di medan tempur.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.





comments powered by Disqus