kabar

Balas jasa, nama jalan di Aden diganti dengan nama raja Saudi

Jalan Raja Salman ini membentang dari Caltex Square hingga Riegel Square, terkenal di Yaman sebagai jalur maritim.

19 Juli 2015 03:20

Sebagai balas jasa kepada Arab Saudi, Presiden Yaman Abdu Rabbu Mansyur Hadi mengganti nama jalan terpenting di Kota Aden, selatan Yaman, dengan nama Raja Salman bin Abdul Aziz, penguasa negara Kabah.

Keputusan itu keluar Jumat lalu setelah milisi pro-Hadi dibantu pasukan koalisi Arab berhasil membebaskan Aden dari kuasa pemberontak Syiah Al-Hutiyun. Jalan Raja Salman ini membentang dari Caltex Square hingga Riegel Square, terkenal di Yaman sebagai jalur maritim.

"Keputusan penting telah diambil untuk mengakui persaudaraan, kejujuran, dan keberanian dari negara-negara Arab Teluk dan Arab lainnya di bawah kepemimpinan Raja Salman untuk menyokong rakyat Yaman tengah menghadapi cobaan berat, tercermin dalam semua bentuk dukungan dan bantuan di lapangan," demikian bunyi surat keputusan Presiden Hadi.

Saudi memimpin koalisi Arab sejak akhir Maret lalu menggempur pasukan Al-Hutiyun di Yaman buat mengembalikan rezim Hadi. Presiden Hadi terpaksa mengasingkan diri ke Saudi setelah milisi Al-Hutiyun menguasai Ibu Kota Sanaa dan Aden.

Raja Salman beralasan intervensi militer itu dilakukan lantaran manuver Al-Hutiyun di Yaman mengancam keamanan negaranya.

Universitas Jazan di Arab  Saudi terbakar akibat serangan milisi Al-Hutiyun pada 15 April 2021. (Twitter)

Kampus di Arab Saudi terbakar akibat serangan peluru kendali Al-Hutiyun

Hampir saban hari, Al-Hutiyun menargetkan lokasi strategis dan vital di Riyadh, Jeddah, Jazan, Abha, Najran, dan Khamis Musyaith. 

Grafiti menentang perang di Yaman. (Middle East Monitor)

Keteteran hadapi serbuan Al-Hutiyun, Saudi tawarkan perdamaian

Selama enam tahun palagan itu, Saudi belum mampu mengusir Al-Hutiyun dari Sanaa. 

Suasana di luar bandar Udara Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi, Juni 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Al-Hutiyun serang bandar udara di Jeddah sehingga berhenti beroperasi dua jam

Dalam sembilan hari terakhir, Al-Hutiyun menyerang bandar-bandar udara di Saudi. 

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Amerika hapus milisi Syiah sokongan Iran di Yaman dari daftar organisasi teroris

Trump memasukkan Al-Hutiyun ke dalam daftar organisasi teroris pada 19 Januari, sehari sebelum masa jabatannya rampung.





comments powered by Disqus