kabar

ISIS larang Wi-Fi di Raqqah

ISIS meminta jasa penyedia Internet mematikan layanan ini di rumah-rumah, termasuk tempat tinggal para pejuang ISIS.

20 Juli 2015 08:21

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah melarang penggunaan Wi-Fi (jaringan Internet nirkabel) di luar kafe-kafe Internet di seantero Kota Raqqah, Suriah.

Menurut kelompok aktivis Raqqah Is Being Slaughtered Silently, keputusan milisi dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu membatasi akses Internet di tempat-tempat umum. Mereka juga meminta jasa penyedia Internet mematikan layanan ini di rumah-rumah, termasuk tempat tinggal para pejuang ISIS.

ISIS memberi waktu empat hari bagi para pemilik kedai Internet untuk melaksanakan aturan baru ini, kalau melanggar bakal dihukum.

Langkah ISIS ini untuk mencegah penduduk dan pegiat di Raqqah mendokumentasikan dan menyebarluaskan kekejaman dilakukan ISIS melalui Internet.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.





comments powered by Disqus