kabar

Parkir serampangan kaum Arab supertajir

Bagi anak-anak muda superkaya itu, denda Rp 2,7 juta amatlah murah bila dibanding tunggangan mereka seharga miliaran rupiah.

24 Juli 2015 08:27

Beginilah suasana di kawasan-kawasan elite, termasuk Knightsbridge dan Kensington, di Ibu Kota London, Inggris, saban puncak musim panas Juli-Agustus.

Anak-anak muda Arab supertajir dari Kuwait, Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA) tumplek di sana selama sebulan buat menghindari suhu kelewat panas di negara asal mereka. Dengan fulus tidak berseri mereka bersenang-senang menikmati liburan musim panas. Mulai dari tinggal di hotel supermewah, macam Dorchester dan May Fair, hingga berbelanja di Harrods.

Namun sebagian dari mereka berlaku serampangan dalam hal memarkir kendaraan amat eksklusif mereka. Karena itu, polisi lalu lintas di London kerap dibuat ekstra sibuk oleh kehadiran anak-anak konglomerat Arab ini.

Sebagian mobil supermewah milik anak-anak muda Arab itu terkena denda karena parkir tidak semestinya saat berbelanja. Kemarin saja ada sebuah Lamborghini berbahan karbon warna abu-abu dan Range Rover emas ditilang. Sebuah Porsche Cayenne Turbo S merah berpelat nomor UEA dan satu BMW perak juga bernasib serupa.

Pengemudi Mercedes Benz biru berpelat nomor Qatar juga diminta memindahkan mobilnya karena salah parkir.

Bagi anak-anak muda superkaya itu, denda 130 pound sterling atau kini setara Rp 2,7 juta amatlah murah bila dibanding tunggangan mereka seharga miliaran rupiah.

Mobil-mobil bikin orang menjilat ludah itu sudah dikapalkan beberapa bulan sebelum musim panas datang sehingga bisa mereka pakai.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat rapat kerja dengan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat di kompleks parlemen, Jakarta, 18 Januari 2021. (YouTube)

Menteri agama minta pemerintah prioritaskan vaksinasi Covid-19 kepada calon jamaah haji

Gegara pandemi Covid-19, Saudi memutuskan ibadah haji tahun lalu cuma bagi penduduk negara Kabah itu

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Menteri Yaqut: Belum ada kepastian soal pelaksanaan haji 2021

Gegaran pandemi Covid-19, Saudi memutuskan ibadah haji tahun lalu cuma bagi penduduk negara Kabah itu.

Dura Besar Indonesia untuk Iran Ronny Prasetyo didampingi Sekretaris Pertama KBRI Teheran Fikri Fikriansyah bertemu lima warga Indonesia bekerja sebagai awak kapal Ruby. (KBRI Teheran buat Albalad.co)

Iran bebaskan lima awak kapal asal Indonesia dari penjara

Mereka dibebaskan Desember tahun lalu karena tidak terbukti terlibat penyelundupan minyak.





comments powered by Disqus