kabar

Mobil berpelat nomor Saudi terlihat di Israel

Pemandangan ini amat sangat tidak biasa. Pengemudi Mercedes Benz itu pengusaha Arab Saudi.

27 Juli 2015 06:31

Mobil-mobil berpelat nomor asing cukup jarang di Israel, tapi yang terlihat di Kota Jaffa Jumat pekan lalu bisa membikin gempar.

Jacky Hugi, reporter Urusan Arab di Army Radio, melihat sebuah Mercedes Benz berwarna perak diparkir dekat Clock Tower di Jaffa berpelat nomor Arab Saudi. Ini amat sangat tidak biasa dan tidak disangka bisa ada di Israel. Dia buru-buru mengeluarkan kamera dan memotret pemandangan langka itu, lalu diunggah ke Twitter.

"Kesepakatan nuklir dengan Iran mulai terbukti," tulis Hugi merujuk pada kesamaan sikap Arab Saudi dan Israel terhadap perjanjian itu. Kedua negara mencemaskan kesepakatan ini hanya akan makin memperkuat Iran di Timur Tengah.

Kemudian seorang teman Hugi di Facebook memberitahu dia pernah bertemu pengemudi Mercedes berpelat nomor negara Kabah itu di Yerusalem. Dia pengusaha Saudi.

Hugi kemarin mengatakan kepada surat kabar the Times of Israel dia tidak memiliki informasi lebih lanjut soal mobil berpelat nomor Saudi ini. Namun dia menegaskan bila sang pengemudi mendapat izin khusus masuk ke Israel, tidak ada alasan mobil itu dilarang.

Sejauh ini belum ada komentar dari Kementerian Transportasi Israel atas kabar menghebohkan itu.

Polisi Israel menembakkan gas air mata ke arah warga Palestina di dalam Masjid Al-Aqsa, dalam bentrokan terjadi pada 26 Juni 2016. (Press TV)

Pemimpin ISIS serukan kepada pengikutnya serang Israel

"Fokus baru kita adalah memerangi Yahudi dan mengambil kembali apa yang telah mereka curi dari kaum muslim," ujar Abu Hamzah.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

900 ribu kembang api akan dibakar buat rayakan hari lahir Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi dibentuk pada 23 September 1932 oleh Raja Abdul Aziz bin Abdurrahman.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (bbc.com)

Knesset sahkan beleid Israel negara bagi bangsa Yahudi

Undang-undang itu juga menyatakan Ibrani bahasa resmi di negara Zionis itu.

Sampah makanan. (Saudi Gazette)

FAO sebut Arab Saudi negara paling banyak buang makanan

FAO bilang saban tahun terdapat 427 ton makanan dibuang di negara Kabah itu.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Kuwait akan evakuasi 700 warganya dari Iran

Penderita virus Covid-19 muncul di Kota Qom, Iran, Rabu lalu dan telah menginfeksi 28 orang, termasuk lima meninggal.

23 Februari 2020

TERSOHOR