kabar

Polisi perempuan dilarang berpatroli dekat vila tempat raja Saudi berlibur

"Apakah karena raja dan tamunya tidak mau melihat perempuan menjaga mereka atau mereka ingin berjemur tanpa dilihat perempuan?"

29 Juli 2015 06:36

Setelah menutup pantai umum, rombongan liburan musim panas Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga melarang polisi perempuan mendekat.

Raja Salman bareng seribu anggota rombongannya tengah berlibur di vila milik keluarga kerajaan di Kota Vallauris, selatan Prancis. Gara-gara liburan tiga pekan itu, Pantai Mirandole, berlokasi di bawah vila seharga 5 juta pound sterling ini atau sekarang setara Rp 105 miliar, ditutup buat masyarakat.

Bahkan sekarang muncul laporan keluarga Raja Salman tidak mau ada polisi perempuan di sekitar vila. Seorang sumber di kepolisian Vallauris mengungkapkan Sabtu malam pekan lalu rekannya berpatroli di sana diminta pergi karena mereka merasa tidak nyaman. "Diskriminasi semacam ini mestinya tidak terjadi di Prancis," katanya. Insiden serupa berlangsung besoknya.

Sylvain Martinache, juru bicara sebuah asosiasi polisi, mempertanyakan pelarangan itu. "Apakah karena raja dan tamunya tidak mau melihat perempuan menjaga mereka atau mereka ingin berjemur tanpa dilihat perempuan?"

Lebih dari seratus ribu tanda tangan berhasil dikumpulkan sebagai protes atas penutupan Pantai Mirandole karena liburan raja Saudi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi lolos dari upaya pembunuhan

Tapi pasukan Blackwater, merupakan pasukan pengawal pribadi Bin Salman, berhasil menggagalkan serangan mereka.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Raja Salman dapat pengawal pribadi baru setelah Al-Fagham dibunuh

Pengganti Al-Fagham itu bernama Brigadir Jenderal Said al-Qahtani.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Pengawal pribadi Raja Salman dibunuh dalam istana

Dia memastikan cerita tewasnya Al-Fagham disebarluaskan Al-Uwaid melalui Twitter tidak benar.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

20 persen warga Eropa percaya organisasi Yahudi rahasia mengatur isu politik dan ekonomi global

Seperlima warga Eropa juga percaya orang-orang Yahudi telah memanfaatkan isu Holocaust untuk kepentingan mereka sendiri. 

26 Februari 2020

TERSOHOR