kabar

Bajaj dilarang beroperasi di Kairo

Pelanggar bisa dikenai denda Rp 2,5 juta.

30 Juli 2015 14:22

Gubernur Kairo, Mesir, kemarin mengeluarkan aturan melarang tuk tuk atau bajaj beroperasi di jalanan ibu kota. Pengemudi bajaj melanggar bisa dikenai denda US$ 190 atau kini setara Rp 2,5 juta.

Namun lewat pernyataan tertulis, gubernur Kairo tidak menyebutkan alasan pelarangan bajaj beroperasi itu. Daerah terlarang buat bajaj di Kairo adalah di kawasan Azbakiya, Abdin, Muski, Waili, Bab asy-Syairiya, Bulak Abul Ila, dan jantung Kairo.

Laporan sebuah komisi pemerintah awal tahun lalu menyebutkan kabinet Mesir memutuskan para pemilik tuk tuk mesti memiliki izin operasi kendaraannya. Pemerintah berpendapat bajaj berbahaya bagi keamanan, kesehatan, dan melanggar lalu lintas. Selain itu dalam pengadaannya, juga menabrak aturan bea cukai dan undang-undang ekspor.

Tuk tuk juga kerap dipakai buat merampok dan sulit dilacak jejaknya.

Bajaj menjadi transportasi umum di banyak negara, seperti India, Thailand, dan juga Indonesia, khususnya di Jakarta.

Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi. (Chinx786/dpshots.com)

Madinah alami kenaikan penderita Covid-19 tertinggi

Jumlah orang terinfeksi Covid-19 di kota kubur Nabi Muhammad itu sudah 153 orang, termasuk sepuluh meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Enam warga Indonesia terinfeksi Covid-19 di Arab Saudi

Mereka tersebar di Makkah (3 orang), Riyadh (2 orang), dan Najran (1 orang).

Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad Abdil Ali dalam jumpa pers di Ibu Kota Riyadh, 24 Maret 2020. (Al-Arabiya)

Penderita Covid-19 di Saudi naik jadi 1.720 orang, korban meninggal jadi 16 orang

Korban meninggal itu tersebar di Madinah, Makkah, Jeddah, dan Riyadh.





comments powered by Disqus