kabar

Bertemu pengagum Soekarno di Gaza

"Dia (Soekarno) sangat teguh memegang prinsip. Dia berani menentang negara-negara besar," ujar Salim seraya mengacungkan jempol.

15 Agustus 2015 23:08

"Ini saya tegaskan kepada Tuan-tuan dan saya sadar sekarang berbicara untuk saudara-saudara saya di Asia dan Afrika. Perjuangan untuk kemerdekaan senantiasa dibenarkan dan benar," kata Presiden Soekarno. "Mereka menentang gerak maju tidak terelakkan dari kemerdekaan nasional dan hak menentukan nasib sendiri adalah buta. Mereka berusaha mengembalikan apa yang tidak dapat dikembalikan merupakan bahaya bagi mereka sendiri dan buat dunia."

Salah satu bagian dari pidato mendiang Presiden Soekarno di depan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kota New York, Amerika Serikat, 30 September 1960, itu begitu membekas di ingatan Salim, lelaki renta ditemui Albalad.co tiga tahun lalu di sebuah pusat kebugaran di Kota Gaza.

"Dia pemimpin agung, saya sangat menghormati dia," ujar pria 80 tahun ini. Ayah tujuh anak dan berjalan dengan bantuan tongkat itu mengaku pernah dua kali bertemu Soekarno di Jakarta. Kejadiannya sekitar 1960-an.

Kesempatan berjumpa Soekarno itu datang karena Salim adalah juara tenis meja dari Palestina. Dia juga pernah menjabat ketua Federasi Tenis Meja Palestina. "Dia (Soekarno) sangat teguh memegang prinsip. Dia berani menentang negara-negara besar," ujarnya seraya mengacungkan jempol.

Di depan Sidang Majelis Umum PBB 55 tahun lalu, Soekarno menegaskan kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Sudah banyak bangsa di Asia dan Afrika berjuang dan berhasil lepas dari penjajahan.

Hanya tersisa Palestina masih tercekik cengkeraman Israel. Meski begitu Salim ingat betul ucapan Soekarno untuk tidak lelah berjuang sampai kemerdekaan datang.

Menteri Ekonomi Azerbaijan Mikayil Jabbarov (kiri) bareng Menteri Pariwisata Israel Yoel Razvozov menggunting pita pada peresmian kantor dagang Azerbaijan di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 29 Juli 2021. (Apa)

Azerbaijan resmikan kantor dagang di Tel Aviv

Perdagangan kedua negara di semester pertama tahun ini telah mencapai US$ 337,2 juta. Sedangkan nilai perdagangan tahun lalu sebesar US$ 465,7 juta. 

Profesor Eitan Mor melakukan operasi pengambilan ginjal milik perempuan Israel bernama Shani Markowitz di Rumah Sakit Sheba Medical Center di Ramat Gan, Israel, pada 28 Juli 2021. Ginjal itu kemudian ditransplantasikan kepada ibu dari pendonor ginajl asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Sheba Medical Center)

Saling donor ginjal UEA-Israel

Sedangkan pendonor wanita dari Abu Dhbai itu mendonasikan ginjalnya buat pasien wanita di Rumah Sakit Rambam Medical Center di Kota Haifa, Israel.

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid saat berpidato di Kementerian Luar Negeri di Yerusalem, 25 Juli 2021. (Lazar Berman/ Times of Israel)

Menteri luar negeri Israel akan melawat ke Maroko bulan depan

Israel Ahad pekan lalu membuka penerbangan langsung pertama ke Israel dengan rute Tel Aviv-Marrakasy, dilayani oleh dua maskapai: El Al dan Israir Airlines.

Profesor Eitan Mor sedang memeriksa ginjal baru saja diambil dari dalam tubuh perempuan Israel bernama Shani Markowitz Manshar. Ginjal ini akan ditanamkan ke dalam badan pasien warga Uni Emirat Arab di Abu Dhabi. Operasi pengangkatan ginjal milik Shani berlangsung pada 28 Juli 2021 di Rumah Sakit Sheba Medical Center, Ramat Gan, Israel. (Naama Frank Azriel)

Perempuan Israel sumbang ginjalnya buat warga UEA

Ini menjadi transplantasi ginjal pertama antara warga dari kedua negara itu.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Azerbaijan resmikan kantor dagang di Tel Aviv

Perdagangan kedua negara di semester pertama tahun ini telah mencapai US$ 337,2 juta. Sedangkan nilai perdagangan tahun lalu sebesar US$ 465,7 juta. 

29 Juli 2021

TERSOHOR