kabar

Berkenalan dengan calon Miss Italia muslim pertama

"Agama berada dalam hati, bukan pada pilihan pakaian Anda kenakan," kata Ahlam.

26 Agustus 2015 14:31

Seorang model berdarah Maroko berharap bisa menjadi perempuan muslim pertama terpilih menjadi Miss Italia. Kontes ratu kecantikan ini digelar bulan depan.

Ahlam al-Brinis menentang semua kritik dan kecaman dia terima lewat media sosial lantaran ikut serta dalam lomba pamer pesona fisik itu. Gadis 20 tahun ini dinilai telah melecehkan ajaran Islam karena mengenakan bikini dan pakaian dalam.

Dia bilang para pengkritiknya itu orang menggelikan. Dia mengaku mendapat sokongan dari neneknya di Maroko. "Agama berada dalam hati, bukan pada pilihan pakaian Anda kenakan," kata Ahlam kepada surat kabar La Republica. "Agama tidak ada hubungannya dengan kontes kecantikan."

Ahlam dilahirkan dari pasangan suami istri asli Maroko. Orang tuanya pindah ke Kota Padua di Provinsi Veneto, utara Italia, lebih dari dua dasawarsa lalu.

Dia mengaku bukan muslimah saleha namun dia tetap menghormati Islam. Dia belajar di sekolah biarawati dan ibunya menjadi koki di sana. "Keluarga saya muslim tapi mereka hidup dengan budaya Barat," ujarnya.

Dia kini tinggal serumah dengan pacarnya beragama Nasrani. Sehari-hari berbicara dalam bahasa Italia dan tidak tahu bahasa Arab. "Saya mungkin tidak tahu jika seseorang meminta saya memasak makanan Maroko," tutur Ahlam.

Kiri ke kanan: Presiden Libanon Rafiq Hariri, Raja Maroko Muhammad bin Hasan, dan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Prancis. (Twitter/@moaidmahjoub)

Pelayan istana curi 36 jam tangan mewah milik raja Maroko

Salah satu koleksi Raja Muhammad adalah jam tangan Philippe Patek seharga Rp 16,3 miliar.

Delegasi muslim dipimpin Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi, mengunjungi Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi menolak diwawancarai media Israel saat berziarah ke Kamp Auschwitz

Lawatan Syekh Muhammad al-Isa itu berlangsung saat Arab Saudi sedang mempromosikan perubahan dari wajah Wahabi kaku dan keras menjadi Islam moderat.

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi sekaligus Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, memimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai pasukan Nazi Jerman pada Perang Dunia Kedua saat melawat ke Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi pimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai Nazi

Hubungan Saudi-Israel makin mesra setelah Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.





comments powered by Disqus