kabar

Jam tangan pangeran Saudi dirampas di Paris

Jam tangan bermerek Audemars Piguet kepunyaan Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz as-Saud itu seharga Rp 2,9 miliar.

11 September 2015 00:20

Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz as-Saud dari Arab Saudi tengah berbicara di telepon Sabtu tengah malam pekan lalu saat tiga orang merampas jam tangannya, seperti dilansir surat kabar Le Parisien.

Kejadian itu berlangsung di jalan depan Hotel du Louvre di Ibu Kota Paris, Prancis. Kawanan perampok ini lantas meringkus Pangeran Muhammad hingga jatuh. Mereka kemudian mengambil jam tangan bermerek Audemars Piguet seharga US$ 200 ribu atau kini setara Rp 2,9 miliar, lantas kabur.

Polisi masih menyelidiki kejahatan menimpa kerabat Raja Salman bin Abdul Aziz itu. Sejauh ini belum ada yang ditangkap, namun polisi berhasil mendapatkan sidik jari pelaku dari sebuah payung tertinggal di lokasi kejadian.

Ini bukan kasus pertama menimpa keluarga kerajaan negara Kabah itu di Paris. Para perampok bersenjata Agustus tahun lalu menyerang konvoi pangeran Saudi. Mereka berhasil mengambil uang tunai US$ 335 ribu (Rp 4,8 miliar) dan beberapa dokumen penting.

Dua bulan berselang, seorang pejabat Kedutaan Besar Saudi di Paris melaporkan kehilangan fulus US$ 17 ribu (Rp 243 juta) saat sedang makan malam di sebuah restoran mewah. Masih di bulan itu, sepupu perempuan dari Raja Salman kemalingan duit US$ 28 ribu (Rp 401 juta) dari tas dia tinggalkan dalam mobilnya.

Arab Saudi (Wikipedia)

Pangeran Saudi akui punya bar dalam rumahnya

Pangeran Khalid bin Bandar menikahi perempuan Inggris bernama Lucy Caroline Cuthbert pada 2011.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi masih tahan selusin pangeran di Penjara Al-Hayar

Mereka menolak menyerahkan sebagian harta mereka sebagai syarat pembebasan.

Rekaman video menunjukkan seorang pangeran Arab Saudi menyerang dua polisi di Kota Madinah, 14 Juni 2018. (Media Sosial)

Pangeran Arab Saudi pukuli dua polisi di Madinah

Polisi sudah menangkap keempat tersangka.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Trump sokong penangkapan atas para pangeran di Arab Saudi

Sikap Trump berubah mendukung Pangeran Muhammad bin Salman setelah menerima fulus.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Saudi masih penjarakan imam dan khatib Masjid Al-Haram

Saudi juga masih memenjarakan orang-orang mengkritik keputusan Bin Salman untuk memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, meski relasi resmi itu sudah terjalin lagi pekan lalu.

16 Januari 2021

TERSOHOR