kabar

Vanunu divonis tahanan rumah

Dia ingin ke Norwegia tinggal bareng istrinya.

11 September 2015 02:47

Tidak lama setelah menerima wawancara dengan stasiun televisi Channel 2 Kamis pagi pekan lalu, pembocor program rahasia nuklir Israel Mordechai Vanunu ditangkap, seperti dilansir radio militer Israel.

Pengadilan di Yerusalem akhirnya memvonis mantan teknisi di reaktor nuklir Dimona, Gurun Negev, selatan Israel, itu dengan hukuman tahanan rumah sepekan dan dilarang menggunakan Internet. Vanunu, 60 tahun, dinyatakan bersalah melanggar syarat-syarat pembebasan, yakni menerima wawancara dengan media Israel dan asing.

Namun Vanunu tidak sepenuhnya menjalankan keputusan pengadilan itu. Dia tetap memakai Internet dan menjawab pesan WhatsApp kepada Albalad.co. Hanya saja dia tidak mau menjelaskan soal bagaimana dia akhirnya dibolehkan menerima wawancara dengan televisi swasta Israel itu. "Saya tidak ada berita lagi," kata Vanunu, saat ini tinggal bareng pegiat Palestina di sebuah apartemen di Yerusalem Timur.

Dalam wawancara dengan Channel 2 itu, Vanunu, berpindah menjadi pengikut Yesus sebelum dibekuk Mossad pada 1986 di Ibu Kota Roma, Italia, berharap bisa tinggal bareng istrinya di Norwegia. "Saya ingin memulai hidup saya," ujarnya.

Vanunu menikahi Kristin Joachimsen, profesor teologi asal Norwegia, Mei lalu. Keduanya menjalani upacara pemberkatan di sebuah gereja di Yerusalem.

Gara-gara membocorkan program nuklir negara Zionis itu kepada surat kabar the Sunday Times, Vanunu dihukum penjara 18 tahun hingga dibebaskan pada 2004. Kepada Albalad.co dia bilang program nuklir Israel mengancam perdamaian dan keamanan dunia. "Israel telah menghasilkan 200 bom nuklir."

Foto reaktor nuklir Dimona di Gurun Negev, Israel, diambil oleh satelit SuperView-1 pada 4 Januari 2021. (SpaceWill)

Israel perluas reaktor nuklirnya

The Federation of American Scientists memperkirakan Israel telah memiliki 90 hulu ledak nuklir.  

Mordechai Vanunu dan istrinya Kristin Joachimsen setelah menikah di Gereja Sang Penebus, Yerusalem, 19 Mei 2015. (facebook.com)

Jumlah bom nuklir dimiliki Israel tahun ini naik jadi 90

Pada 2015, the Institute fr Science and International Security mengatakan negara Bintang Daud itu memiliki paling tidak 115 hulu ledak nuklir.

Mordechai Vanunu dan istrinya Kristin Joachimsen setelah menikah di Gereja Sang Penebus, Yerusalem, 19 Mei 2015. (facebook.com)

Vanunu: Israel rahasiakan senjata nuklirnya

"Mereka (Israel) berbohong kepada media soal kejahatan ini dan mengatakan kepada saya untuk tidak memberitahu hal itu (senjata nuklir Israel)."

Mordechai Vanunu dan istrinya Kristin Joachimsen setelah menikah di Gereja Sang Penebus, Yerusalem, 19 Mei 2015. (facebook.com)

Israel pernah uji coba bom nuklir

Mordechai Vanunu, mantan teknisi nuklir di reaktor Dimona, selatan Israel, bilang kepada Albalad.co, Israel telah mempunyai sekitar 200 bom atom.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Tol layang Jakarta-Cikapek berganti nama jadi tol layang Syekh Muhammad bin Zayid

Selain menjadi nama jalan tol layang, Bin Zayid menjadi nama masjid raya di Solo, dibangun dengan biaya US$ 20 juta dari UEA.

11 April 2021

TERSOHOR