kabar

Berjilbab serampangan, dua perempuan Iran didenda Rp 3,7 juta

Di sejumlah kawasan elite di utara Teheran, tidak lazim melihat perempuan berkerudung apalagi berjilbab. Bahkan banyak gadis muda berpakaian ketat.

17 September 2015 07:14

Pengadilan di Ibu Kota Teheran, Iran, telah memvonis dua perempuan Iran dengan denda masing-masing US$ 260 atau kini setara Rp 3,7 juta. Keduanya dianggap bersalah karena berjilbab tidak semestinya.

Mengutip seorang pejabat kehakiman, surat kabar Arman berhaluan reformis kemarin melansir dalam beberapa hari terakhir sudah beberapa kasus diadili. "Dua di antara mereka dihukum membayar denda sembilan juta riyal atau US$ 260 secara tunai."

Sejak kemenangan Revolusi Islam paada 1979, semua kaum hawa di negeri Persia itu, termasuk orang asing, wajib berjilbab atau berkerudung di depan umum. Namun setelah pertengahan 1990-an, aturan itu longgar meski polisi syariah terus berpatroli.

Di sejumlah kawasan elite di utara Teheran, tidak lazim melihat perempuan berkerudung apalagi berjilbab. Bahkan banyak gadis muda berpakaian ketat.

Awal bulan ini seorang pejabat kepolisian bilang pengemudi perempuan berkerudung sembarangan atau tidak berkerudung bakal dikenai sanksi, yakni mobilnya disita.

Museum Hagia Sophia di Kota istanbul, Turki, saat musim dingin. (Maurice Flesier via Wikimedia Commons)

Erdogan ubah Museum Hagia Sophia menjadi masjid lagi

Hagia Sophia akan dibuka sebagai masjid lagi pada salat Jumat dua pekan mendatang.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 3.159 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 226.486 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 26.291 orang, termasuk 474 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 3.183 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 223.327 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonajk melonjak menjadi 26.183 orang, termasuk 464 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 3.036 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi tembus 220 ribu orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 26.099 orang, termasuk 455 meninggal.





comments powered by Disqus