kabar

Seratus ribu tentara amankan pelaksanaan haji

Sekitar tiga juta jamaah bakal melaksanakan ibadah haji tahun ini.

20 September 2015 09:03

Arab Saudi menerjunkan sekitar seratus ribu tentara buat mengamankan pelaksanaan ibadah haji dimulai Selasa pekan depan.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Mayor Jenderal Mansyur at-Turki menjelaskan pasukan itu meliputi satuan antiteror, polisi lalu lintas, dan aparat pertahanan sipil darurat. Mereka dibantu oleh personel angkatan darat dan garda nasional.

Pelaksanaan ibadah haji tahun ini berlangsung di tengah kecamuk Perang Yaman sejak Maret lalu. Negara Kabah ini memimpin pasukan koalisi Arab menggempur milisi Syiah Al-Hutiyun di negara tetangga itu.

Tahun ini diperkirakan sekitar tiga juta jamaah haji akan melaksanakan rukun Islam kelima itu.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.

Perdana Menteri Israel Benjamin netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu lari bersembunyi saat dengar sirene tanda roket datang dari Gaza

Ashdod, Ashkelon, dan Beersheba adalah tiga kota di wilayah selatan Israel menjadi langganan serangan roket dari Gaza.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kebakaran hebat melanda fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq, Provinsi Timur, Arab Saudi. Kebakaran ini dipicu ledakan akibat serangan pesawat nirawak dilakukan milisi Al-Hutiyun dari Yaman. (Screengrab)

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.





comments powered by Disqus