kabar

Tembok grafiti revolusi dirobohkan

Kawasan dekat Midan Tahrir bakal dijadikan taman.

20 September 2015 10:05

Pemerintah Mesir merobohkan tembok berisi mural revolusi dekat Midan Tahrir di jantung Ibu Kota Kairo, seperti dilansir surat kabar pemerintah Al-Ahram Kamis lalu.

Midan Tahrir terkenal sebagai pusat unjuk rasa besar-besaran berhasil melengserkan Presiden Husni Mubarak pada 2011 dan Presiden Muhammad Mursi dua tahun kemudian.

Tembok grafiti itu bersebelahan dengan kompleks the American University of Cairo (AUC). Kantor media kampus AUC mengungkapkan kebijakan Kairo itu merupakan bagian dari rencana merenovasi Midan Tahrir. "Kawasan ini bakal dijadikan taman untuk menambah ruang terbuka hijau di sekitar Midan Tahrir."

AUC bilang mereka telah mendokumentasikan seluruh mural di tembok itu dan nantinya akan dipamerkan.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Irak tangkap mufti ISIS berbadan gembrot

Syifa adalah orang mengeluarkan fatwa untuk melaksanakan hukuman mati dan menghancurkan tempat-tempat bersejarah di Mosul, termasuk kubur Nabi Yunus. 

Keadaan marnas pasunan Amerika Serikaf di oangjalan udara Ain al-Assad, Provinsi Anbar, Irak, setelah diserang peluru kendali Iran pada 8 Januari 2020. (CNN)

Serangan Iran bikin sebelas tentara Amerika gegar otak

Ketika serbuan peluru kendali Iran datang, sebagian tentara Amerika sudah diungsikan ke luar markas dan sisanya berlindung di dalam bunker.





comments powered by Disqus