kabar

Tembok grafiti revolusi dirobohkan

Kawasan dekat Midan Tahrir bakal dijadikan taman.

20 September 2015 10:05

Pemerintah Mesir merobohkan tembok berisi mural revolusi dekat Midan Tahrir di jantung Ibu Kota Kairo, seperti dilansir surat kabar pemerintah Al-Ahram Kamis lalu.

Midan Tahrir terkenal sebagai pusat unjuk rasa besar-besaran berhasil melengserkan Presiden Husni Mubarak pada 2011 dan Presiden Muhammad Mursi dua tahun kemudian.

Tembok grafiti itu bersebelahan dengan kompleks the American University of Cairo (AUC). Kantor media kampus AUC mengungkapkan kebijakan Kairo itu merupakan bagian dari rencana merenovasi Midan Tahrir. "Kawasan ini bakal dijadikan taman untuk menambah ruang terbuka hijau di sekitar Midan Tahrir."

AUC bilang mereka telah mendokumentasikan seluruh mural di tembok itu dan nantinya akan dipamerkan.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.

Perdana Menteri Israel Benjamin netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu lari bersembunyi saat dengar sirene tanda roket datang dari Gaza

Ashdod, Ashkelon, dan Beersheba adalah tiga kota di wilayah selatan Israel menjadi langganan serangan roket dari Gaza.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kebakaran hebat melanda fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq, Provinsi Timur, Arab Saudi. Kebakaran ini dipicu ledakan akibat serangan pesawat nirawak dilakukan milisi Al-Hutiyun dari Yaman. (Screengrab)

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.





comments powered by Disqus