kabar

Pembalap liar di jalanan Beverly Hills rupanya pangeran dari Qatar

Syekh Khalid bin Hamad ats-Tsani sudah membalap sejak usia 12 tahun.

27 September 2015 19:05

Salah satu pembalap liar di jalanan Beverly Hills, Los Angeles, Amerika Serikat, dua pekan lalu ternyata pangeran dari Qatar. Dia adalah Syekh Khalid bin Hamad ats-Tsani.

Dia pula pemilik dua mobil supermewah dipakai untuk mengebut di permukiman elite itu. Kedua mobil itu adalah Porsche 911 GT3 berwarna putih seharga US$ 130.400 atau kini setara Rp 1,9 miliar dan Ferrari LaFerrari kuning senilai US$ 1,4 juta (Rp 20,2 miliar).

Polisi langsung ke rumah disewa Syekh Khalid setelah mendapat laporan warga setempat. Kepada polisi dia menolak melanggar aturan lalu lintas dan mengemudi serampangan. Dia juga mengaku memiliki kekebalan diplomatik, namun setelah dicek pengakuan itu dusta.

Kebut-kebutan dilakoni sang pangeran direkam seorang wartawan. Setelah rekaman video itu tersiar luas, Syekh Khalid sudah meninggalkan Amerika. Dua mobil kepunyaannya, Porsche 911 GT3 berwarna putih dan Ferrari LaFerrari kuning, juga sudah tidak ada.

Namun polisi tidak menangkap Syekh Khalid dengan alasan pengemudi di balik dua mobil supercepat itu tidak kelihatan. "Kedua pengemudinya tidak terlihat di video atau foto," kata Letnan Lincoln Hoshino dari Kepolisian Beverly Hills.

Syekh Khalid sempat mensponsori klub balap Al-Anabi Racing sebelum akhirnya mundur Januari lalu. The Wall Street Journal melaporkan Syekh Khalid sudah membalap sejak usia 12 tahun.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Irak tangkap mufti ISIS berbadan gembrot

Syifa adalah orang mengeluarkan fatwa untuk melaksanakan hukuman mati dan menghancurkan tempat-tempat bersejarah di Mosul, termasuk kubur Nabi Yunus. 

Keadaan marnas pasunan Amerika Serikaf di oangjalan udara Ain al-Assad, Provinsi Anbar, Irak, setelah diserang peluru kendali Iran pada 8 Januari 2020. (CNN)

Serangan Iran bikin sebelas tentara Amerika gegar otak

Ketika serbuan peluru kendali Iran datang, sebagian tentara Amerika sudah diungsikan ke luar markas dan sisanya berlindung di dalam bunker.





comments powered by Disqus