kabar

Kereta cepat Makkah-Madinah beroperasi akhir 2016

Perjalanan antara Jeddah dan Makkah nantinya bisa ditempuh hanya setengah jam, sedangkan jarak Jeddah-Madinah mampu dilahap sekitar dua jam.

29 September 2015 09:29

Kereta cepat Haramain menghubungkan dua kota suci Makkah dan Madinah siap beroperasi paling lambat Desember tahun depan.

Seorang pejabat dari proyek kereta cepat Haramain menjelaskan moda transportasi itu nantinya bisa mengurangi pemakaian ratusan bus untuk mengantar para jamaah haji saban tahun.

Pejabat menolak ditulis identitasnya itu bilang bakal ada 35 kereta cepat beroperasi. Tiap kereta terdiri dari 15 gerbong dan tiga gerbong kelas satu.

Dia menjelaskan pengerjaan proyek saat ini sudah menyelesaikan pembangunan sejumlah stasiun menghubungkan Madinah dan Rabigh di kawasan Kota Ekonomi Raja Abdullah. Pembangunan stasiun-stasiun di kota Makkah dan Jeddah juga hampir rampung.

Uji coba kereta cepat Haramain sudah dilaksanakan untuk jalur Madinah-Rabigh. Hasil tes itu menunjukkan sinyal, infrastruktur elektrik, dan sistem lainnya bekerja bagus.

"Kereta Haramain akan melaju dengan kecepatan lebih dari 300 kilometer per jam," kata pejabat itu. Dia mengatakan perjalanan antara Jeddah dan Makkah nantinya bisa ditempuh hanya setengah jam, sedangkan jarak Jeddah-madinah mampu dilahap sekitar dua jam.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Cegah penyebaran virus corona, Arab Saudi hentikan pelaksanaan umrah

Riyadh juga melarang pelancong asing dari negara sudah terinfeksi virus Covid-19 datang ke Saudi.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran bertambah jadi 19 orang

Virus Covid-19 sudah menginfeksi 139 orang lainnya sejak wabah itu merebak di Iran pekan lalu.

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

20 persen warga Eropa percaya organisasi Yahudi rahasia mengatur isu politik dan ekonomi global

Seperlima warga Eropa juga percaya orang-orang Yahudi telah memanfaatkan isu Holocaust untuk kepentingan mereka sendiri. 

Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi. (Twitter)

Wakil menteri kesehatan Iran terinfeksi virus corona

Virus Covid-19 telah menginfeksi 95 orang di Iran, termasuk 15 orang meninggal. 





comments powered by Disqus