kabar

Sembilan pejabat Saudi Binladin Group diinterogasi

Terkait kasus jatuhnya sebuah derek raksasa di Masjid Al-Haram 11 September lalu.

05 Oktober 2015 08:27

Biro Penyelidikan dan Penuntutan Umum Arab Saudi Sabtu pekan lalu memeriksa sembilan insinyur dan pejabat dari perusahaan konstruksi Saudi Binladin Group. Mereka diinterogasi dalam kasus jatuhnya sebuah derek raksasa di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, 11 September lalu.

Berdasarkan hasil penyelidikan oleh komite investigasi bentukan Gubernur Makkah Pangeran Khalid al-Faisal, perusahaan konstruksi terbesar kedua di dunia itu dianggap lalai dalam pengamanan lokasi proyek. Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memutuskan tidak akan memberikan kontrak baru kepada Saudi Binladin Group.

Semua pejabat eksekutif dan keluarga Bin Ladin juga dilarang bepergian ke luar negeri untuk investigasi lanjutan. Seluruh proyek tengah dikerjakan perusahaan itu juga bakal ditinjau ulang.

Sejumlah sumber mengungkapkan biro itu juga sudah mulai mempelajari beragam dokumen terkait, kontrak pemeliharaan, dan prosedur keamanan dalam proyek perluasan Masjid Al-Haram ini.

Jika ditemukan bukti terjadi pelanggaran, para tersangka akan diajukan ke pengadilan kejahatan. Sumber-sumber ini menambahkan dakwaan bakal berfokus pada kelalaian, menyebabkan orang meninggal, dan kerusakan.

Insiden saat musim haji itu menewaskan 111 jamaah dan melukai lebih dari 200 lainnya.

Sebuah alat derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 11 September 2015. (Arab News)

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

Suasana di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi,  setelah sebuah derek raksasa jatuh pada 11 September 2015. Insiden ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.  (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan adili ulang kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga belum menepati janji untuk membayar santunan satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada kerabat korban cedera.

Sebuah derek raksasa roboh di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. I siden pada 11 September 2015 ini menewaskan 108 jamaah haji melukai 238 orang lainnya. (Saudi Gazette)

Pengadilan Makkah putuskan tidak ada uang darah bagi korban derek jatuh

Pengadilan juga membebaskan 13 karyawan Saudi Binladin Group, bertanggung jawab atas pengoperasian derek raksasa, dari semua dakwaan.

Sebuah derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. Insiden pada 11 September 2015 ini menewaskan 108 jamaah haji dan melukai 238 lainnya. (Saudi Gazette)

Pengadilan Makkah bebaskan 13 terdakwa dalam kasus derek jatuh

Sudah dua tahun lebih, keluarga korban belum menerima santunan dijanjikan Raja Salman.





comments powered by Disqus