kabar

Anak Imam Samudera tewas saat bertempur bareng ISIS

Paling tidak sudah di atas 50 orang Indonesia tewas di Suriah.

17 Oktober 2015 11:42

Informasi beredar di kalangan jihadis menyebutkan anak dari Imam Samudera, pelaku Bom Bali I, tewas saat bertempur bareng milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Provinsi Dair az-Zur, Suriah.

"Umar Jundulhaq terbunuh Rabu lalu," kata Sydney Jones, peneliti terorisme di Asia Tenggara, saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya hari ini. Direktur Institute for Policy Analysis and Conflict (IPAC) ini menjelaskan lelaki 19 tahun itu baru berangkat bergabung dengan ISIS di Suriah Maret tahun ini.

Namun Sydney mengaku tidak tahu dengan siapa Umar berangkat ke negeri Syam itu. Dia juga tidak memiliki informasi siapa perekrut Umar. "Paling tidak sampai saat ini sudah di atas 50 orang Indonesia tewas bertempur di Suriah," ujarnya.

Provinsi Dair az-Zur berada di tepi Sungai Eufrat dan sejak Juni lalu dikepung oleh para jihadis ISIS.

Sydney menjelaskan dari seluruh jihadis asal Indonesia ikut berperang di Suriah, paling banyak bergabung dengan ISIS. Meski Jamaah Islamiyah pernah bercokol, menurut dia, jaringan ISIS paling kuat di Indonesia. "Jamaah Islamiyah anti-ISIS sebab cara mereka mendirikan kekhalifahan Islam tidak benar," tutur Sydney.

Ada banyak versi tentang berapa jumlah jihadis Indonesia di Suriah. BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) menyebut 1.500 orang, sedangkan surat kabar the Washington Post melaporkan hanya 60 pejuang asal Indonesia.

Seorang sumber di BIN (Badan Intelijen Negara) membisikkan kepada Albalad.co jumlah mereka sekitar 300. "Kami memiliki orang di sana untuk memantau pergerakan mereka."

Gereja Ath-Thahirah berlokasi di Kota Mosul, Irak. ISIS merusak bangunan ini pada 2014. (mesopotamiaheritage.org)

UEA bangun kembali dua gereja dirusak ISIS di Mosul

UEA juga akan membangun kembali Masjid Agung An-Nuri, berusia lebih dari 840 tahun. Di masjid inilah, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah dengan dirinya sebagai khalifah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Calon raja Saudi surati presiden Iran minta berdamai

Pesan ingin disampaikan Bin Salman kepada Iran adalah ingin membahas isu bilateral, kondisi kawasan, dan bagaimana bisa mengakhiri perangĀ  Yaman tanpa mempermalukan Saudi.

Tulisan di tembok kediaman duta besar Turki untuk Iran di Ibu Kota Teheran. (Twitter)

Serbuan Turki ke basis Kurdi di Suriah sebabkan lima anggota ISIS kabur dari penjara

Sehari setelah kaburnya lima anggota ISIS dari Penjara Jirkin, sebuah bom mobil kemarin pagi meledak di Penjara Giwaran, Kota Hasakah.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA bangun kembali dua gereja dirusak ISIS di Mosul

UEA juga akan membangun kembali Masjid Agung An-Nuri, berusia lebih dari 840 tahun. Di masjid inilah, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah dengan dirinya sebagai khalifah.

15 Oktober 2019

TERSOHOR