kabar

Jihadis kerdil

Abu Ahmad al-Chihuahua, bertinggi badan 91 sentimeter, bergabung dengan milisi Jabhat Nusrah.

25 Oktober 2015 06:04

Tingginya cuma dua kali lebih sedikit ketimbang senapan serbu Kalashnikov dia sandang. Namun keterbatasan itu tidak mengurangi keberanian sang jihadis kerdil ini ikut berperang di Suriah.

Sulit mencari tahu identitas lelaki bertinggi badan 91 sentimeter itu. Laith Abu Fadil, pemimpin redaksi situs berita Al-Masdar pertama kali mengunggah foto jihadis mini ini di Twitter, memberi nama samaran Abu Ahmad al-Chihuahua kepada sang jihadis kerdil itu.

Dia mengaku mendapat foto sang jihadis ini dari temannya. "Saya sudah berusaha mencari informasi soal dia, tapi informasinya terbatas," kata Abu Fadil kepada Mail Online. "Yang kami tahu cuma dia itu anggota Jabhat an-Nusrah."

Jabhat Nusrah adalah milisi terlibat dalam Perang Suriah. Selain memerangi pasukan rezim Basyar al-Assad, sayap Al-Qaidah ini juga bertempur menghadapi kelompok ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kebakaran hebat melanda fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq, Provinsi Timur, Arab Saudi. Kebakaran ini dipicu ledakan akibat serangan pesawat nirawak dilakukan milisi Al-Hutiyun dari Yaman. (Screengrab)

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.

Mantan menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. Dia adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan negara Arab dan muslim. (Wikipedia)

Orang kepercayaan Netanyahu sebut Indonesia sangat butuh teknologi dari Israel

"Isu Palestina tidak lagi relevan saat ini. Negara-negara Timur Tengah juga sudah berhenti membahas masalah Palestina. Mereka tidak peduli lagi dengan Palestina, menyedihkan," ujar Ayub Kara.

Ulama Arab Saudi, Syekh Umar al-Muqbil. (Twitter)

Arab Saudi tangkap ulama karena kritik soal konser musik

Syekh Umar al-Muqbil menilai konser musik internasional dapat menghapus budaya asli masyarakat Saudi.





comments powered by Disqus