kabar

Berpose tanpa jilbab, aktris Iran dilarang berakting

Sadaf Taherian melakoni itu sebagai protes atas hukum berlaku di Iran mewajibkan kaum hawa berjilbab di depan umum.

30 Oktober 2015 07:44

Aktris film Iran Sadaf Taherian membikin heboh setelah mengunggah sejumlah foto dirinya tanpa berjilbab di Instagram. Dia melakoni itu sebagai protes atas hukum berlaku di negaranya mewajibkan kaum hawa berjilbab di depan umum.

Gara-gara foto tanpa menutup aurat itu kemarahan meledak di media sosial. Sampai-sampai ada yang memberikan jilbab dengan memakai rekayasa foto, kemudian disebarluaskan lagi.

Kementerian Kebudayaan Iran bakal mencabut izin kerja Sadaf. Dia juga sudah dilarang berakting.

Sadaf mengaku tidak mengira begitu banyak cercaan dan kecaman akibat tindakan nekatnya itu. "Saya hanya ingin tinggal di sebuah tempat dengan cara hidup membikin saya senang," katanya kepada stasiun televisi Voice of America berbahasa Persia.

Selama berkarier, Sadaf mengaku kerap mendapat pelecehan seksual. "Mereka (sutradara) akan menyodorkan lima atau enam kontrak di hadapan saya dengan hanya satu syarat. Tinggal bersama sebulan," ujarnya.

Sadaf berharap bisa membangun kembali kariernya di dunia akting di Dubai, Uni Emirat Arab.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengadakan pertemuan dengan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Uni Emirat Arab Khalifah al-Marar (kanan) dan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif az-Zayani (kiri) di Kota New York, Amerika Serikat, 26 September 2021. (Avi Ohayon/GPO)

Perdana menteri Israel bertemu menteri UEA dan Bahrain

Israel baru membuka kantor perwakilan diplomatik di UEA, Bahrain, dan Maroko saja. 

Sahar at-Tai, pejabat Kementerian Kebudayaan Irak hadir dalam konferensi perdamaian dengan Israel digelar di Kota Irbil, utara Irak, 24 September 2021. ( the Center for Peace Communications)

Irak perintahkan tangkap dua peserta konferensi perdamaian dengan Israel

"Irak tidak bisa mengabaikan kenyataan ini dan hidup terisolasi dari dunia," ujar Sahar.

Menteri Intelijen Israel Eli Cohen berpse bareng Menteri Pertahanan Sudan Yasin Ibrahim di Ibu Kota Khartum, Sudan, 25 Januari 2021. (Courtesy)

Sudan bantah berdamai dengan Israel

Mariam menekankan penghapusan undang-undang anti-Israel bukan berarti bakal mengizinkan negara Zionis itu membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Khartum.

Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burithah (kanan) mengadakan jumpa pers bersama tamunya, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid, di Ibu Kota Rabat, 11 Agustus 2021. (Shlomi Amsalem/GPO)

Lapid diam-diam bertemu Raja Abdullah di Amman

Yordania memang mengandalkan pasokan air dari negara Zionis itu. 





comments powered by Disqus