kabar

Israel diduga punya 115 bom nuklir

Menurut hasil penelitian lembaga kajian asal Amerika Serikat.

21 November 2015 12:47

Sejak beroperasi pada Desember 1963, reaktor Dimona di Gurun Negev, selatan Israel, telah menghasilkan 400 hingga 915 kilogram dipakai untuk membikin 115 bom nuklir, menurut sebuah penelitian dibuat ISIS (Institut Sains dan Keamanan Internasional) dan dilansir Kamis lalu.

Lembaga kajian berkantor pusat di Ibu Kota Washington D.C. dan dipimpin David Albright, bekas pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa ini, bertujuan memberikan analisis profesional dan tidak berposisi anti-Israel. Laporan soal program nuklir Israel ini bagian dari riset mengenai program sipil dan militer kepunyaan negara nuklir.

ISIS mengakui jumlah pasti bom atom dimiliki negara Zionis itu sukar diketahui karena benar-benar dirahasiakan. Penelitian lain menyebut Israel mempunyai 80 sampai 200 hulu ledak nuklir.

Kepada Albalad.co, ahli nuklir Israel pernah bekerja di reaktor Dimona, Mordechai Vanunu, mengungkapkan negara Bintang Daud ini memiliki 200 bom nuklir. "Mereka memproduksi bom atom, bom hidrogen, dan bom nitrogen. Israel juga menghasilkan bahan-bahan untuk pembuatan bom itu."

Karena membocorkan program nuklir Israel melalui surat kabar the Sunday Times pada 1986, Vanunu dipenjara 18 tahun. Setelah dibebaskan di 2004, dia dikenai tahanan kota di Yerusalem.

Hingga kini Israel tidak pernah mengakui atau membantah mempunyai senjata nuklir. Negara ini juga tidak meneken NPT (Perjanjian Non-proliferasi Nuklir).

Sebagai sekutu istimewa Amerika Serikat, Israel tidak pernah dicurigai dan ditekan untuk menghentikan program nuklir mereka seperti dilakoni pihak Barat terhadap Iran.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kebakaran hebat melanda fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq, Provinsi Timur, Arab Saudi. Kebakaran ini dipicu ledakan akibat serangan pesawat nirawak dilakukan milisi Al-Hutiyun dari Yaman. (Screengrab)

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.

Mantan menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. Dia adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan negara Arab dan muslim. (Wikipedia)

Orang kepercayaan Netanyahu sebut Indonesia sangat butuh teknologi dari Israel

"Isu Palestina tidak lagi relevan saat ini. Negara-negara Timur Tengah juga sudah berhenti membahas masalah Palestina. Mereka tidak peduli lagi dengan Palestina, menyedihkan," ujar Ayub Kara.

Ulama Arab Saudi, Syekh Umar al-Muqbil. (Twitter)

Arab Saudi tangkap ulama karena kritik soal konser musik

Syekh Umar al-Muqbil menilai konser musik internasional dapat menghapus budaya asli masyarakat Saudi.





comments powered by Disqus