kabar

ISIS berencana bikin teror di Indonesia hari ini

Di hari yang sama ISIS juga berencana melancarkan serangan teror di Amerika Serikat, Italia, Libanon, dan Prancis.

22 November 2015 09:58

Milisi ISIS (Negara Isam Irak dan Suriah) hari ini berencana membikin teror di Indonesia, seperti diumumkan OpParisIntel, bagian dari kelompok peretas Anonymous, dalam pernyataan tertulis. Sasaran serangan yakni kegiatan Satu Hari Satu Juz digelar di Masjid Al-Jihad.

Anonymous bilang di hari yang sama ISIS juga bakal menyasar sejumlah tempat di Ibu Kota Paris (Prancis), perayaan hari suci Katolik di Ibu Kota Roma dan konser Five Finger Death di Kota Milan (Italia), Universitas Kaslik (Libanon), dan pertandingan gulat bebas di Kota Atlanta (Amerika Serikat).

Anonymous berhasil membocorkan rencana teror ISIS di liam negara itu setelah meretas beragam akun media sosial terkait ISIS. Mereka mengatakan sudah menyerahkan bukti-bukti kepada badan intelijen MI5 (Inggris), FBI dan CIA (Amerika Serikat), serta pemerintah Australia. "Bila bukti-bukti itu kami rilis ke umum, semua orang akan menyebut palsu karena tampilan-tampilan layar bisa diedit dan akun bisa dihapus," ujar Anonymous kepada International Business Times.

"Tujuan (kami) adalah untuk memastikan seluruh dunia tahu atau setidaknya orang-orang bakal menghadiri acara-acara itu sadar ada ancaman dan kemungkinan sebuah serangan bakal terjadi," kata Anonymous. "Tujuan lainnya buat memastikan Dais (Daulah Islam, nama lain ISIS dalam bahasa Arab) menyadari dunia sudah tahu (rencana mereka) dan membatalkan serangan."

Bocornya rencana serangan teror ISIS ini oleh Anonymous berlangsung sepekan setelah kelompok dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu menyerbu Paris. Teror Jumat pekan lalu itu menewaskan 130 orang melukai tiga ratusan lainnya.

Sejak Teror Paris, Anonymous menyatakan perang di dunia maya terhadap ISIS. Kelompok peretas ini juga telah mematikan 149 situs, 101 ribu akun Twitter, dan 5.900 video propaganda ISIS sehabis serangan atas kantor redaksi majalah Charlie Hebdo di Paris, menurut Foreign Policy.

Aktivis Arab Saudi, Abdul Aziz al-Audah, ditahan karena mendukung Palestina. (Twitter)

Saudi tahan kerabat ulama tersohor karena berkomentar dukung Palestina

Saudi memang telah menyatakan Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris. 

Suhail al-Jamil, pemuda gay berusia 23 tahun asal Arab Saudi tengah berpose dengan celana pendek di sebuah pantai di Kota Jeddah, 6 Oktober 2019. (Twitter)

Arab Saudi tangkap pemuda gay bercelana pendek di pantai

Suhail mengunggah foto dirinya bercelana pendek warna coklat dengan corak tutul pada 6 Oktober lalu. Dia memang secara terbuka menyatakan dirinya adalah kaum penyuka sesama jenis.

Gereja Ath-Thahirah berlokasi di Kota Mosul, Irak. ISIS merusak bangunan ini pada 2014. (mesopotamiaheritage.org)

UEA bangun kembali dua gereja dirusak ISIS di Mosul

UEA juga akan membangun kembali Masjid Agung An-Nuri, berusia lebih dari 840 tahun. Di masjid inilah, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah dengan dirinya sebagai khalifah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Calon raja Saudi surati presiden Iran minta berdamai

Pesan ingin disampaikan Bin Salman kepada Iran adalah ingin membahas isu bilateral, kondisi kawasan, dan bagaimana bisa mengakhiri perang  Yaman tanpa mempermalukan Saudi.





comments powered by Disqus