kabar

Israel akan buka kantor perwakilan diplomatik di Abu Dhabi

"Kantor itu perwakilan Israel di IRENA," kata Emmanuel Nahshon.

28 November 2015 19:33

Israel bakal membuka kantor perwakilan diplomatik di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Kantor ini akan menjadi perwakilan Israel di IRENA (the International Renewable Energy Agency), organisasi internasional berpusat di Abu Dhabi dan dibentuk pada 2009.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon menegaskan itu bukan kedutaan besar atau konsulat Israel di UEA. "Kantor itu perwakilan Israel di IRENA," katanya kepada Albalad.co hari ini melalui WhatsApp. Dia bilang terlalu dini untuk menyimpulkan pembukaan kantor itu sebagai langkah positif untuk menjadi kedutaan atau konsulat.

Tidak ada satu pun negara dari 143 anggota IRENA membuka kantor perwakilan di Abu Dhabi. Semua diwakili oleh kantor perwakilan diplomatik masing-masing.

Nahshon menambahkan peresmian kantor perwakilan Israel untuk IREA akan berlangsung beberapa pekan lagi. Kantor itu hanya akan dijalankan oleh satu diplomat saja sekaligus sebagai kepala perwakilan Israel buat IREA, yakni Rami Hatan, sebelumnya bertugas di Kedutaan Besar Israel di Ibu Kota Roma, Italia.

Israel pernah memiliki kantor perwakilan diplomatik di Ibu Kota Doha, Qatar. Ditutup setelah pecah Perang Gaza pada 2009.

Rumah Keluarga Ibrahim, berisi masjid, gereja, dan sinagoge, bakal dibangun di Pulau Saadiyat, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

Jenderal Abdil Fatah as-Sisi bertemu Presiden Muhammad Mursi. (en.nasimonline.ir)

Revolusi meletup lagi di Mesir

Demonstrasi berlangsung sejak kemarin sudah menyebar ke seantero negara Nil itu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

Mahmud Syekhruhu, pilot yang melarikan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali ke Arab Saudi pada 14 Januari 2011. (Middle East Eye)

Mantan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali wafat

Perdana Menteri Tunisia Yusuf Syahid bilang dirinya akan mengizinkan mayat Bin Ali dimakamkan di negara asalnya.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

22 September 2019
Revolusi meletup lagi di Mesir
21 September 2019

TERSOHOR