kabar

Raja Bahrain peringati hari raya Yahudi di istana

Raja Hamad mengundang rabbi dari Eropa dan perayaan Hanukkah itu dihadiri sekitar 50 warga Bahrain keturunan Yahudi.

11 Desember 2015 23:05

Raja Bahrain Hamad bin Isa al-Khalifah Senin lalu ikut memperingati hari raya Hanukkah di istananya di Ibu Kota Manama, Bahrain, seperti dilansir Jewish Telegraphic Agency. Dia mengundang seorang rabbi dari Eropa untuk memimpin doa dalam hari suci bagi kaum Yahudi itu.

Hanukkah adalah perayaan pendirian kembali Kuil Suci kedua di Yerusalem. Hanukkah diperingati selama delapan hari delapan malam dengan menyalakan lilin di atas menorah bercabang delapan, dengan tambahan satu cabang khusus.

Menurut Konferensi Rabbi Eropa, perayaan Hanukkah di istana penguasa Bahrain itu yang pertama di negara kawasan Teluk Persia sejak negara Israel berdiri pada 1948.

Rabbi Moshe Levin, Direktur Konferensi Rabbi Eropa, diundang Raja Hamad menyalakan lilin di menorah dan menyanyikan lagu tradisional Hanukkah "Ma'oz Tzur". Perayaan ini juga dihadiri sekitar 50 orang Yahudi tinggal di Bahrain.

Levin menyebut Raja Hamad benar-benar mencintai kaum Yahudi. "Bahrain di bawah kepemimpinan Anda adalah sebuah cahaya kecil dalam dunia fundamentalisme radikal nan gelap," katanya.

Raja Hamad menjamin warga Bahrain keturunan Yahudi hidup damai dan tenang. "Kami akan membiarkan orang Yahudi terus memelihara gaya hidup, kebiasaan, dan kewajiban agama mereka tanpa perlu merasa takut," ujarnya.

Huda Ezra Nonoo, orang Yahudi pernah menjadi Duta Besar Bahrain untuk Amerika Serikat, bilang sejak 1948 belum pernah ada perayaan Hanukkah di sinagoge di Bahrain.

Sikap Raja Hamad ini bertolak belakang dengan diskriminasi dan penindasan dilakukan terhadap mayoritas warga Syiah di negara itu.

Presiden Chad Idris Deby mengadakan pertemuan dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota N'Djamena, 20 Januari 2019. (Twitter/@netanyahu)

Dua pemimpin negara Arab telepon Trump ingin normalisasi hubungan dengan Israel

"Mereka cuma ingin keamanan, perdamaian, dan mereka telah lelah bermusuhan," ujar Trump.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Pertemuan segitiga digelar di Abu Dhabi hari ini buat bahas normalisasi hubungan Sudan-Israel

Sudan meminta tiga syarat: bantuan dana segera senilai lebih dari US$ 3 miliar, komitmen Amerika dan UEA untuk mendukung ekonomi Sudan selama tiga tahun, dan menghapus Sudan dari daftar negara pendukung terorisme.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu pernah bertemu Bin Zayid di Abu Dhabi

Netanyahu ditemani bos Mossad pada 2018 terbang diam-diam ke Abu Dhabi.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Ikatan rahasia Bahrain-Israel

Raja Bahrain sudah dua kali bertemu perdana menteri Israel.





comments powered by Disqus