kabar

Lima orang bersalah dalam kasus jatuhnya derek raksasa di Masjid Al-Haram

Mereka adalah insinyur dan pejabat dari Saudi Binladin Group..

16 Desember 2015 21:10

Biro Investigasi dan Penuntutan Umum di Kota Jeddah, Arab Saudi, menyatakan lima orang, insinyur dan pejabat dari Saudi Binladin Group, bersalah dalam kasus robohnya sebuah derek raksasa di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, seperti dilansir surat kabar Al-Watan kemarin dengan mengutip seorang sumber.

Kecelakaan pada 11 September lalu itu menewaskan 111 jamaah haji dan melukai 394 lainnya. Musibah ini terjadi dua pekan sebelum muncul Tragedi Mina menewaskan lebih dari 2.400 orang.

Sumber ini menolak menyebut identitas kelima tersangka itu. Dia bilang lima orang itu terlibat dalam mengawasi proyek perluasan Masjid Al-Haram tengah dikerjakan oleh perusahaan konstruksi terbesar kedua sejagat Saudi Binladin Group.

Dia mengungkapkan Biro Investigasi Jeddah mulai menyidik para tersangka dari Saudi Binladin Group dua bulan lalu dan menemukan bukti mereka terlibat. Dia bilang hasil investigasi itu akan diserahkan kepada kantor Biro Investigasi di Ibu Kota Riyadh, bertugas smenyusun dakwaan terhadap kelima orang itu.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz telah memutuskan tidak akan memberikan lagi proyek pemerintah kepada perusahaan milik keluarga besar mendiang pendiri Al-Qaidah Usamah Bin Ladin itu. Semua pejabat eksekutif Saudi Binladin Group juga dilarang keluar negeri hingga proses penyelidikan selesai.

Sedangkan penyelidikan terhadap kasus tabrakan jamaah haji di Mina hingga kini belum diketahui hasilnya.

Sebuah alat derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 11 September 2015. (Arab News)

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

Suasana di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi,  setelah sebuah derek raksasa jatuh pada 11 September 2015. Insiden ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.  (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan adili ulang kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga belum menepati janji untuk membayar santunan satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada kerabat korban cedera.

Sebuah derek raksasa roboh di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. I siden pada 11 September 2015 ini menewaskan 108 jamaah haji melukai 238 orang lainnya. (Saudi Gazette)

Pengadilan Makkah putuskan tidak ada uang darah bagi korban derek jatuh

Pengadilan juga membebaskan 13 karyawan Saudi Binladin Group, bertanggung jawab atas pengoperasian derek raksasa, dari semua dakwaan.

Sebuah derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. Insiden pada 11 September 2015 ini menewaskan 108 jamaah haji dan melukai 238 lainnya. (Saudi Gazette)

Pengadilan Makkah bebaskan 13 terdakwa dalam kasus derek jatuh

Sudah dua tahun lebih, keluarga korban belum menerima santunan dijanjikan Raja Salman.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Demonstran Iran bakar poster Khamenei

Pembakaran poster Khamenei ini terjadi di Eslamshar, dekat Ibu Kota Teheran, Isfahan, dan Durod.

18 November 2019

TERSOHOR