kabar

ISIS bunuh sandera asal Jepang

ISIS meminta pembebasan Sajidah ar-Risyawi sebagai syarat pelepasan Kenji Goto.

25 Januari 2015 10:39

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe membenarkan rekaman video mengklaim milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah membunuh warganya, Haruna Yukawa. Rekaman video itu diterima keluarga Kenji Goto Jumat malam lalu. Goto, wartawan asal Jepang, adalah rekan satu sel Yukawa dalam sekapan ISIS.

Dalam video itu, Goto muncul dalam bentuk foto. Dia memegang gambar tubuh Yukawa dengan kepala sudah terpisah di belakang tubuhnya. Video ini memutar rekaman pernyataan Goto dalam bahasa Inggris berdialek Jepang. "Anda (Shinzo Abe) sudah melihat foto rekan satu sel saya Haruna telah dibantai di wilayah Kekhalifahan Islam," kata lelaki 47 tahun itu. "Anda telah diperingatkan. Anda sudah diberi tenggat, jadi para penculik saya memenuhi ucapan mereka."

"Abe, Anda telah membunuh Haruna. Anda tidak menanggapi ancaman penyekap saya secara serius dan Anda tidak bertindak dalam 72 jam," ujar Goto dalam rekaman tga menit itu.

ISIS Selasa lalu melansir rekaman video. Isinya memberi tenggat hingga 72 jam bagi Jepang buat membayar uang tebusan US$ 200 juta atau Rp 2,5 triliun sebagai syarat buat membebaskan Haruna Yukawa dan Kenji Goto.

Goto kemudian bilang ISIS telah mengubah tuntutan mereka. Tidak lagi meminta fulus US$ 100 juta buat melepaskan dirinya, tapi mendesak pembebasan Sajidah ar-Risyawi.

Sajidah kini dipenjara di Yordania. Dia terlibat dalam serangan bunuh diri terhadap pesta pernikahan di sebuah hotel di Ibu Kota Amman, Yordania. Suaminya berhasil meledakkan diri dan membunuh 57 orang, sedangkan Sajidah dibekuk setelah bahan peledak dia bawa gagal meletup.

Shinzo Abe hari ini berjanji bakal menyelamatkan nyawa Goto. "Sekali lagi, saya sangat meminta Goto tidak dilukai dan segera dibebaskan," tuturnya. "Pemerintah Jepang akan mengupayakan segalanya untuk melepaskan dia."

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Ratusan jihadis ISIS asal Indonesia ditahan di Irak dan Suriah

Paling banyak ada 200 jihadis ISIS dari Indonesia ditahan oleh militer Irak.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

48 warga Indonesia sedang bertempur di Yaman

Di Afghanistan, terdapat kurang dari selusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Peneliti ISIS tersohor dibunuh di Baghdad

Albalad.co bulan lalu sempat mewawancarai Husyam. Ketika itu dia mengatakan saat ini ada enam hingga tujuh ribu pejuang ISIS aktif di Irak dan Suriah.





comments powered by Disqus