kabar

Serangan Hizbullah tewaskan dua serdadu Israel

Hizbullah menyebut serbuan itu sebagai balasan atas gempuran udara terhadap konvoi Hizbullah pekan lalu.

28 Januari 2015 18:17

Hasil penyelidikan sementara militer Israel menyebutkan serangan Hizbullah kemarin pagi berlangsung dari jarak sedikitnya empat kilometer. Dalam insiden itu, milisi Syiah terkuat di Libanon itu menembakkan sedikitnya lima roket Kornet.

Seorang perwira senior Israel mengungkapkan roket antitank pertama itu mengenai kendaraan militer D-max tengah melaju di sebuah jalan di Desa Ghajar, sekitar dua kilometer dari perbatasan dengan Libanon.

Insiden ini menewaskan dua prajurit, yakni Sersan Kepala Dor Chaim Nini, 20 tahun, dan Mayor Yochai Kalangel, 25 tahun, komandan kompi di Batalion Tzabar, Brigade Givati. "Pagi ini (kemarin) sebuah rudal antitank menghantam kendaraan IDF di wilayah Har Dov, menewaskan dua tentara dan melikau tujuh lainnya, dua di antara mereka cedera cukup parah," kata militer Israel lewat pernyataan tertulis kemarin sore.

Militer Israel menyebutkan konvoi itu tidak berpatroli dipbatsan tapi memakai jalan biasa digunakan bareng militer dan warga sipil di Ghajar, desa di Dataran Tinggi Golan dan berpenduduk mayoritas Syiah Alawi.

Selama lebih dari sejam Hizbullah menggempur daerah itu pos-pos militer Israel dekat Bukit Hermont dengan tembakan mortir.

Menurut dua pejabat Libanon, Israel membalas serbuan itu dengan serangan artileri ke arah selatan Libanon. Sasarannya adalah tiga desa di perbatasan dengan Israel, yakni Majidiyah, Abbasiyah, dan Kfar Chouba. Negara Zionis itu menembakkan paling tidak 50 moritr.

Serangan balasan Israel ini menewaskan satu anggota pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa UNIFIL. Korban asal Kota Malaga, Spanyol, ini bernama Francisco Javier Soria Toledo, 36 tahun, seperti dilaporkan surat kabar El Mundo.

Dalam pernyataan tertulis, Hizbullah mengakui serangan itu sebagai balasan atas serbuan udara Israel di dekat Qunaitra, daerah perbatasan dengan Suriah, pekan lalu. Kejadian ini menewaskan tujuh orang termasuk satu jenderal Iran dan komandan Hizbullah Jihad Mughniyah.

Kepala Staf Militer Israel Letnan Jenderal Benny Gantz langsung menggelar rapat darurat membahas serangan Hizbullah itu. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperpendek kunjungannya ke Sderot, kota selatan Israel berbatasan dengan Jalur Gaza, dan bergabung dalam rapat keamanan itu.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Hasan Nasrallah tidak punya telepon seluler dan tidak keluar rumah

Ini kali pertama negara Zionis itu menerbitkan laporan tentang keadaan psikologis Nasrallah,

Lukman Salim, pengkritik Hizbullah ditemukan tewas dalam mobil sewaannya di Nabatiyah, selatan Libanon, 4 Februari 2021. Dia meninggal dengan empat luka tembak di kepalanya. (Al-Arabiya)

Pengkritik Hizbullah tewas ditembak dalam mobil

Mayat Lukman ditemukan dalam mobil sewaannya hari ini di Nabatiyah, selatan Libanon.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  





comments powered by Disqus