kabar

ISIS penggal sandera kedua asal Jepang

ISIS menegaskan ini baru awal dari teror terhadap Jepang.

01 Februari 2015 04:53

Jepang hari ini mengutuk keras tindakan kelompok ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah memenggal wartawan Kenji Goto. Dia adalah sandera ISIS kedua asal Jepang dibunuh sepekan setelah Haruna Yukawa.

Penyembelihan Goto terlihat dalam rekaman video diunggah di situs-situs web kelompok militan tengah malam tadi waktu Timur Tengah. Ini juga meningkatkan kecemasan pilot asal Yodania juga bernasib sama.

Dalam rekaman itu, ISIS menegaskan teror atas negeri Sakura itu baru dimulai. Mereka mengancam menyerang warga dan kepentingan-kepentingan Jepang. Menteri Pertahanan Jepang Gen Nakatami bilang video itu kelihatannya asli.

"Saya benar-benar jengkel atas tindakan tidak bermoral dan keji dari terorisme," kata Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kepada wartawan sehabis rapat kabinet darurat. Dia mengatakan pemerintahnya telah berupaya keras dan menjadikan pembebasan Goto sebagai prioritas utama. Dia bersumpah Jepang tidak bakal menyerah dan akan terus memasok bantuan kemanusiaan bagi negara-negara memerangi ISIS.

ISIS tadinya meminta fulus tebusan masing-masing US$ 100 juta sebagai syarat melepaskan Yukawa dan Goto. Tuntutan berubah setelah Yukawa disembelih. ISIS meminta pembebasan Goto ditukar dengan Sajidah Risyawi, pelaku bom bunuh diri gagal di Yordania pada 2005. Dia kini mendekam di penjara Yordania.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.





comments powered by Disqus