kabar

Keluarga emir Qatar batalkan rencana bangun istana Rp 3,8 triliun di London

Rencana itu ditolak karena London sedang krisis ketersediaan rumah.

03 Februari 2015 11:00

Keluarga emir Qatar dikabarkan telah membatalkan rencana menyatukan tiga bangunan mewah Cornwall Terrace menjadi istana senilai 200 juta pound sterling atau Rp 3,8 triliun. Lokasinya di kawasan Regent's Park, jantung Ibu Kota London, Inggris.

Syekha Muzah binti Nasir al-Misnad, satu dari tiga istri mantan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah at-Taani, membeli tiga rumah bernama Cornwall Terrace itu pada 2013. Harganya ditaksir 120 juta pound sterling (Rp 2,3 triliun).

Tadinya istana bakal dibangun itu untuk emir sekarang atau mantan emir dan salah satu istrinya. Bangunan mewah seluas 3.065 meter persegi ini nantinya memiliki 17 kamar tidur, 14 aula, empat ruang makan, satu kolam renang, ruang spa, salon kecantikan, ruang merokok, bioskop, dan bar jus.

Pembatalan itu setelah pihak keluarga emir mendapat saran dari sejumlah pejabat di Dewan Kota Westminster, London. "Kebijakan perencanaan dewan ialah memelihara atau meningkatkan ketersediaan rumah di mana saja di kota ini karena London sangat kekurangan pasokan rumah," kata seorang juru bicara Dewan Kota Westminster.

Mereka mengaku belum mendapat isyarat apakah keluarga emir Qatar bakal mengajukan ulang rencana serupa atau akan menjual ketiga bangunan mewah itu. Montague Evans, penasihat perencanaan bagi keluarga emir Qatar, menolak berkomentar saat dihubungi Arabian Business.

Menteri Ekonomi Azerbaijan Mikayil Jabbarov (kiri) bareng Menteri Pariwisata Israel Yoel Razvozov menggunting pita pada peresmian kantor dagang Azerbaijan di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 29 Juli 2021. (Apa)

Azerbaijan resmikan kantor dagang di Tel Aviv

Perdagangan kedua negara di semester pertama tahun ini telah mencapai US$ 337,2 juta. Sedangkan nilai perdagangan tahun lalu sebesar US$ 465,7 juta. 

Profesor Eitan Mor melakukan operasi pengambilan ginjal milik perempuan Israel bernama Shani Markowitz di Rumah Sakit Sheba Medical Center di Ramat Gan, Israel, pada 28 Juli 2021. Ginjal itu kemudian ditransplantasikan kepada ibu dari pendonor ginajl asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Sheba Medical Center)

Saling donor ginjal UEA-Israel

Sedangkan pendonor wanita dari Abu Dhbai itu mendonasikan ginjalnya buat pasien wanita di Rumah Sakit Rambam Medical Center di Kota Haifa, Israel.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Mengintip hubungan Bin Ladin dengan Qatar

Qatar dituding mendanai kelompok-kelompok teroris.

Hari Valentine. (quotesgiant.com)

Sejumlah restoran di Qatar batalkan perayaan Hari Valentine

Pemerintah Qatar pernah bilang acara-acara non-islami sebaiknya tidak digelar di negara-negara islam.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Azerbaijan resmikan kantor dagang di Tel Aviv

Perdagangan kedua negara di semester pertama tahun ini telah mencapai US$ 337,2 juta. Sedangkan nilai perdagangan tahun lalu sebesar US$ 465,7 juta. 

29 Juli 2021

TERSOHOR