kabar

25 persen lelaki Arab jalani operasi plastik

Kebanyakan klien dari Kuwait, Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

02 Januari 2016 03:22

Beragam laporan menunjukkan makin banyak kaum adam di Timur Tengah doyan menjalani operasi plastik.

Dr Toni Nassar, ahli operasi plastik tersohor asal Libanon, bilang jumlah pasien lelaki Arab telah menjalani operasi kecantikan meningkat dari lima persen menjadi 25 persen. Kebanyakan klien dari Kuwait, Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Di UEA saja, para dokter melaporkan 40 persen pasien menjalani operasi plastik adalah laki-laki.

Skin Clinic, klinik kecantikan terpopuler di Kuwait, menyebutkan kian bertambah pria Kuwait menjalani suntik botoks, seperti dilansir Arab Times.

Konsultan penyakit kulit dan laser kosmetik Dr Ghanimah al-Umar mengungkapkan 35 persen pasiennya adalah lelaki menjalani suntik botoks dan pemutihan kulit.

Rabbi Yaakov Yisrael Herzog asal Israel merayakan hari kedua Hanukkah di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 29 November 2021. (Rabbi Yaakov Yisrael Herzog)

Rabbi asal Israel rayakan Hanukkah di Arab Saudi

Rabbi Yaakov mengklaim dirinya adalah kepala rabbi di Arab Saudi.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Saudi izinkan warga Indonesia berumrah mulai besok

Jamaah disuntik vaksin Sinovac dan Sinopharm harus menjalani karantina selama tiga di Makkah. Mereka boleh umrah minimal berumur 18 tahun dan tidak ada batasan usia maksimal.  

Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas saat mengunjungi Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi, 24 November 2021. (haramainsharifain.com)

Saudi cabut larangan berkunjung bagi warga Indonesia mulai 1 Desember

Larangan berkunjung ke Saudi masih berlaku bagi warga asal Afghanistan, Ethiopia, Turki, dan Libanon.

Pangeran Al-Walid bin Talal. (Arab News)

Bin Salman tahan dua pangeran sejak 2018

Bin Salman sejak Maret tahun lalu juga menahan 20 pangeran senior, termasuk mantan Putera Mahota Pangeran Muhammad bin Nayif dan pamannya, Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz.





comments powered by Disqus