kabar

Arab Saudi buka kembali kedutaannya di Baghdad

Langkah ini dinilai buat mengurangi pengaruh Iran di Irak.

02 Januari 2016 11:18

Setelah 25 tahun dibekukan, Arab Saudi kemarin meresmikan kembali kedutaan besarnya di Ibu Kota Baghdad, Irak, seperti dilansir stasiun televisi Al-Arabiya News.

Riyadh menutup kedutaannya di Baghdad pada 1990 setelah Irak menginvasi Kuwait. Serbuan pasukan Saddam Husain itu memicu pecah Perang Teluk hingga akhirnya pasukan koalisi dipimpin Amerika Serikat berhasil membebaskan Kuwait.

Duta Besar Arab Saudi untuk Irak Thamir as-Sabhan mengatakan kepada Al-Arabiya, beroperasinya lagi kedutaan bakal membuka peluang bagi kedua negara bekerja sama di sektor keamanan dan untuk memerangi terorisme.

Arab Saudi sudah membentuk aliansi militer beranggotakan 34 negara untuk memerangi terorisme, termasuk ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Namun Irak dan Suriah tidak masuk dalam aliansi ini meski ISIS bercokol di kedua negara itu.

Mengutip seorang sumber di Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, Saudi Press Agency melaporkan Riyadh juga berencana membuka kantor konsulat jenderal di Irbil, ibu kota Provinsi Kurdistan

Mustafa Alani, pengamat masalah keamanan Irak dan memiliki hubungan dekat dengan pemerintah Arab Saudi, bilang langkah negara Kabah itu untuk menjauhkan Irak dari pengaruh Iran. "Dengan perubahan kepemimpinan dan situasi, mereka berpikir sekarang saatnya membawa kembali Irak...ke pangkuan Arab dan untuk mengurangi pengaruh Iran," katanya.

Arab Saudi sudah lama menuding Irak terlalu dekat dengan Iran, musuh bebuyutan negara Kabah itu di Timur Tengah, dan mendorong konflik sektarian dengan kaum Sunni. Baghdad menolak tuduhan ini.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kebakaran hebat melanda fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq, Provinsi Timur, Arab Saudi. Kebakaran ini dipicu ledakan akibat serangan pesawat nirawak dilakukan milisi Al-Hutiyun dari Yaman. (Screengrab)

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.

Mantan menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. Dia adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan negara Arab dan muslim. (Wikipedia)

Orang kepercayaan Netanyahu sebut Indonesia sangat butuh teknologi dari Israel

"Isu Palestina tidak lagi relevan saat ini. Negara-negara Timur Tengah juga sudah berhenti membahas masalah Palestina. Mereka tidak peduli lagi dengan Palestina, menyedihkan," ujar Ayub Kara.

Ulama Arab Saudi, Syekh Umar al-Muqbil. (Twitter)

Arab Saudi tangkap ulama karena kritik soal konser musik

Syekh Umar al-Muqbil menilai konser musik internasional dapat menghapus budaya asli masyarakat Saudi.





comments powered by Disqus