kabar

Lelaki 70 tahun asal Arab Saudi diizinkan nikah lagi oleh dua istrinya

"Saya tidak akan pernah melupakan apa yang telah mereka lakukan untuk membuat saya senang," ujar Thuaibi.

11 Januari 2016 11:12

Barangkali para pecintai poligami atau kaum doyan kawin iri terhadap lelaki 70 tahun asal Taif, Arab Saudi. Dua istrinya mengizinkan dia menikah lagi dengan perempuan muda.

Awad bin Awamir ath-Thuaibi mulanya tidak percaya kedua istrinya melontarkan gagasan itu. "Pertama saya kira mereka cuma bercanda tapi ternyata mereka serius," katanya kepada media setempat. "Mereka melakukan itu karena mencintai, menghormati, dan ingin membahagiakan saya."

Upacara sekaligus pesta pernikahan ketiga buat Thuaibi akhirnya berlangsung di balai pertemuan Taif. Semua diatur oleh kedua istrinya. Thuaibi memuji kedua istrinya itu karena bersedia mengizinkan dia menikah lagi tanpa perlu diminta.

Pengantin baru itu pun langsung berbulan madu selepas pesta perkawinan. "Saya tidak akan pernah melupakan apa yang telah mereka lakukan untuk membuat saya senang," ujarnya.

Thuaibi memang tidak pantas melupakan itu karena dia beristri tiga atas izin dua istrinya.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kebakaran hebat melanda fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq, Provinsi Timur, Arab Saudi. Kebakaran ini dipicu ledakan akibat serangan pesawat nirawak dilakukan milisi Al-Hutiyun dari Yaman. (Screengrab)

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.

Mantan menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. Dia adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan negara Arab dan muslim. (Wikipedia)

Orang kepercayaan Netanyahu sebut Indonesia sangat butuh teknologi dari Israel

"Isu Palestina tidak lagi relevan saat ini. Negara-negara Timur Tengah juga sudah berhenti membahas masalah Palestina. Mereka tidak peduli lagi dengan Palestina, menyedihkan," ujar Ayub Kara.

Ulama Arab Saudi, Syekh Umar al-Muqbil. (Twitter)

Arab Saudi tangkap ulama karena kritik soal konser musik

Syekh Umar al-Muqbil menilai konser musik internasional dapat menghapus budaya asli masyarakat Saudi.





comments powered by Disqus