kabar

Satu warga Arab Saudi buang setengah ton makanan setahun

Makanan terbuang tahun ini sekitar 14 juta ton.

24 Januari 2016 05:02

Kebiasaan buruk warga Arab Saudi membuang-buang makanan mendapat perhatian dari pihak istana. Menurut Menteri Pertanian Abdurrahman al-Fadli, Raja Salman bin Abdul Aziz telah memerintahkan pembentukan komite buat mengurangi tindakan mubazir itu.

Menurut hasil sebuah penelitian berjudul "Pengurangan Makanan Terbuang" disampaikan Wakil Menteri Pertanian Urusan Perkotaan dan Pedesaan Yusuf as-Saif dalam sebuah seminar, tiap orang di negara Kabah itu membuang 1,2-1,4 kilogram makanan sehari atau 511 kilogram setahun.

Sebuah penelitian terbaru memperkirakan pertumbuhan penduduk Arab Saudi bakal makin menambah jumlah makanan terbuang, dari 14 juta ton tahun ini menjadi 17,5 juta ton pada 2020. Biaya untuk mengumpulkan makanan sisa itu sekitar 360 juta riyal per tahun.

Biasanya makanan mubazir itu muncul saban kali selesai pesta pernikahan atau kegiatan digelar.

Syekh Saleh bin Humaid, imam sekaligus khatib di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, bilang membuang makanan adalah dosa dan pelakunya mesti dihukum.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kebakaran hebat melanda fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq, Provinsi Timur, Arab Saudi. Kebakaran ini dipicu ledakan akibat serangan pesawat nirawak dilakukan milisi Al-Hutiyun dari Yaman. (Screengrab)

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.

Mantan menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. Dia adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan negara Arab dan muslim. (Wikipedia)

Orang kepercayaan Netanyahu sebut Indonesia sangat butuh teknologi dari Israel

"Isu Palestina tidak lagi relevan saat ini. Negara-negara Timur Tengah juga sudah berhenti membahas masalah Palestina. Mereka tidak peduli lagi dengan Palestina, menyedihkan," ujar Ayub Kara.

Ulama Arab Saudi, Syekh Umar al-Muqbil. (Twitter)

Arab Saudi tangkap ulama karena kritik soal konser musik

Syekh Umar al-Muqbil menilai konser musik internasional dapat menghapus budaya asli masyarakat Saudi.





comments powered by Disqus