kabar

Satu warga Indonesia ditahan di Arab Saudi atas tuduhan terorisme

Namun identitasnya belum diumumkan.

01 Februari 2016 11:38

Pasukan keamanan Arab Saudi pekan lalu menahan 33 orang atas tuduhan terorisme.

Seorang sumber mengatakan kepada surat kabar Saudi Gazette, mereka yang ditahan terdiri dari 14 warga Saudi, Amerika Serikat (9), Yaman (3), Suriah (2), dan masing-masing satu warga Indonesia, Filipina, Uni Emirat Arab, Kazakhstan, serta Palestina. Namun sumber ini tidak mengungkap identitas mereka.

Hingga berita ini dilansir, belum ada komentar dari pejabat berwenang Indonesia. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kuasa Usaha KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Riyadh Sunarko, atau Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan belum menjawab pertanyaan disampaikan Albalad.co melalui WhatsApp hari ini.

Arab Saudi pada 2014 menyatakan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) sebagai organisasi teroris. Negara Kabah ini juga menangkap ratusan pendukung milisi dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu.

ISIS sudah melancarkan serangkaian serangan teror di Arab Saudi, termasuk serbuan atas dua masjid Syiah tahun lalu. Meski belum ada pihak mengaku bertanggung jawab, ISIS diyakini sebagai dalang bom bunuh diri Jumat pekan lalu terhadap jamaah Syiah sedang salat Jumat di Masjid Imam Rida di Al-Ahsa, timur Saudi.

Presiden Chad Idris Deby mengadakan pertemuan dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota N'Djamena, 20 Januari 2019. (Twitter/@netanyahu)

Dua pemimpin negara Arab telepon Trump ingin normalisasi hubungan dengan Israel

"Mereka cuma ingin keamanan, perdamaian, dan mereka telah lelah bermusuhan," ujar Trump.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Pertemuan segitiga digelar di Abu Dhabi hari ini buat bahas normalisasi hubungan Sudan-Israel

Sudan meminta tiga syarat: bantuan dana segera senilai lebih dari US$ 3 miliar, komitmen Amerika dan UEA untuk mendukung ekonomi Sudan selama tiga tahun, dan menghapus Sudan dari daftar negara pendukung terorisme.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu pernah bertemu Bin Zayid di Abu Dhabi

Netanyahu ditemani bos Mossad pada 2018 terbang diam-diam ke Abu Dhabi.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Ikatan rahasia Bahrain-Israel

Raja Bahrain sudah dua kali bertemu perdana menteri Israel.





comments powered by Disqus