kabar

Setelah Barbie bersyahadat

Hijarbie, boneka Barbie muslimah.

11 Februari 2016 07:13

Kaum hawa di banyak negara tentu mafhum boneka Barbie mereka kenal selama ini memang pecinta fesyen. Dandanannya ciamik dengan beragam mode.

Namun Hanifah Adam, 24 tahun, mahasiswi kedokteran dari Nigeria, membikin terobosan dengan mengubah penampilan Barbie. Dia kini berjilbab, tidak lagi mengumbar aurat.

Hanifah memakaikan beragam pakaian muslimah namun tetap saja enak dipandang. Barbie muslimah versi Hanifah ini tidak berpakaian kolot ala ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) atau Arab Saudi, mewajibkan kaum hawa berabaya dan berjilbab serba hitam.

Hasilnya mengagumkan dan mendapat banyak respon positif setelah dia mengunggah pelbagai foto Hijarbie di akun Instagramnya sejak bulan lalu. Dia kini kebanjiran 28 ribu pengikut.

"Saya belum pernah melihat Barbie berjilbab," kata Hanifah kepada CNN. "Tampil islami merupakan identitas agama dan budaya saya. Saya cuma ingin memberikan pilihan lain bagi anak-anak perenpuan muslim seperti saya."

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kebakaran hebat melanda fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq, Provinsi Timur, Arab Saudi. Kebakaran ini dipicu ledakan akibat serangan pesawat nirawak dilakukan milisi Al-Hutiyun dari Yaman. (Screengrab)

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.

Mantan menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. Dia adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan negara Arab dan muslim. (Wikipedia)

Orang kepercayaan Netanyahu sebut Indonesia sangat butuh teknologi dari Israel

"Isu Palestina tidak lagi relevan saat ini. Negara-negara Timur Tengah juga sudah berhenti membahas masalah Palestina. Mereka tidak peduli lagi dengan Palestina, menyedihkan," ujar Ayub Kara.

Ulama Arab Saudi, Syekh Umar al-Muqbil. (Twitter)

Arab Saudi tangkap ulama karena kritik soal konser musik

Syekh Umar al-Muqbil menilai konser musik internasional dapat menghapus budaya asli masyarakat Saudi.





comments powered by Disqus