kabar

Menteri kebahagiaan dan menteri toleransi UEA dijabat perempuan

Syamma al-Mazrui, 22 tahun, menjabat menteri negara urusan pemuda. Dia adalah lulusan program magister dari Universitas Oxford, Inggris, dan meraih gelar sarjana di Universitas New York, Amerika Serikat.

11 Februari 2016 08:43

Wakil Presiden sekaligus Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum kemarin mengumumkan kabinet baru beranggotakan 29 menteri, termasuk delapan perempuan.

Kabinet baru ini amat bersejarah. Seperti janjinya, Syekh Muhammad bin Rasyid, memberikan jabatan menteri kebahagiaan, menteri toleransi, dan menteri pemuda kepada kaum hawa.

Syamma al-Mazrui, 22 tahun, menjabat menteri negara urusan pemuda. Dia adalah lulusan program magister dari Universitas Oxford, Inggris, dan meraih gelar sarjana di Universitas New York, Amerika Serikat.

Jabatan menteri negara urusan kebahagiaan dipegang oleh Uhud ar-Rumi, sedangkan kursi menteri negara urusan toleransi diisi oleh Lubna binti Khalid al-Qasimi. "Kami berharap dia bakal memainkan peran di tingkat lokal dan regional," kata Syekh Muhammad bin Rasyid melalui akun Twitter resminya kemarin.

Said ar-Rumaithi, anggota Dewan Nasional Federal, lembaga penasihat pemerintah di mana sebagian anggotanya dipilih langsung, bilang perubahan ini akan membantu kaum muda berperan bagi negara di masa depan. "Ini sebuah motivasi besar untuk anak-anak muda terlibat dalam politik, berperan di pemerintahan dan kabinet, dan hadir di panggung internasional," ujarnya kepada surat kabar asal Abu Dhabi, the National.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.

Syekh Muhammad al-Isa, ulama top asal Arab Saudi dan merupakan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim. (Twitter)

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 





comments powered by Disqus