kabar

Swiss akan keluarkan visa umrah bagi warga Iran

Saudi menolak memperbaiki hubungan dengan Iran hingga negara Mullah ini berhenti mencampuri urusan dalam negeri negara Arab lainnya.

14 Februari 2016 22:56

Kedutaan Besar Swiss di Ibu Kota Teheran, Iran, telah mendapat wewenang dari pemerintah Arab Saudi untuk menangani persoalan konsuler negara Kabah itu di Iran. Kewenangan ini termasuk pula mengeluarkan visa bagi warga Iran ingin melaksanakan umrah ke tanah suci Makkah dan Madinah.

Pengumuman itu disampaikan setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz hari ini menerima rombongan Menteri Luar Negeri Swiss Didier Burkhalter di Istana Al-Yamamah di Ibu Kota Riyadh. "Swiss telah menawarkan untuk...mengurus kepentingan konsuler Arab Saudi di Iran dan kami menghargai serta menerima tawaran itu," kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair dalam jumpa pers bareng Burkhalter.

Di kesempatan itu, Jubair menegaskan kembali sikap negaranya menolak memperbaiki hubungan dengan Iran hingga negara Mullah itu berhenti mencampuri urusan dalam negeri negara Arab lainnya. Padahal beberapa negara telah menawarkan diri menjadi mediator, termasuk Indonesia.

Hubungan diplomatik kedua negara putus bulan lalu setelah para pengunjuk rasa menyerbu Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran dan kantor konsulat jenderal mereka di Kota Masyhad. Tindakan ini dpicu oleh eksekusi mati dilakukan Saudi terhadap ulama Syiah Syekh Muhammad Nimr an-Nimr.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Calon raja Saudi surati presiden Iran minta berdamai

Pesan ingin disampaikan Bin Salman kepada Iran adalah ingin membahas isu bilateral, kondisi kawasan, dan bagaimana bisa mengakhiri perangĀ  Yaman tanpa mempermalukan Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz, adik dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Middle East Monitor)

Pangeran Arab Saudi peringatkan Bin Salman untuk tidak berperang dengan Iran

Arab Saudi sampai kini masih keteteran menghadapi milisi Al-Hutiyun sokongan Iran di Yaman.

Pelajar asal Arab Saudi, Badr al-Muhim, peraih medali emas di Olimpiade Kimia Internasional ke-50, menolak berdiri di sebelah kontestan dari Israel meraih medali perak, Raz Lotan. (Screenhot Twitter)

Pelajar Arab Saudi menolak berdiri di sebelah kontestan asal Israel

Badr akhirnya memilih berdiri di samping kontestan asal Iran.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA bangun kembali dua gereja dirusak ISIS di Mosul

UEA juga akan membangun kembali Masjid Agung An-Nuri, berusia lebih dari 840 tahun. Di masjid inilah, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah dengan dirinya sebagai khalifah.

15 Oktober 2019

TERSOHOR