kabar

Bin Ladin masih hidup dan tinggal di Bahamas

Menurut Snowden, Bin Ladin mendapat kiriman fulus US$ 100 ribu saban bulan dari CIA.

23 Februari 2016 11:15

Pembocor ribuan dokumen rahasia Amerika Serikat, Edward Snowden, mengklaim pendiri jaringan Al-Qaidah Usamah Bin Ladin masih hidup.

Pengakuan Snowden ini amat mengejutkan lantaran pernah ramai diberitakan buronan nomor wahid dunia itu tewas, saat pasukan elite angkatan laut Amerika SEAL awal Mei 2011 menyerbu lokasi persembunyiannya di Kota Abbottabad, Pakistan.

Memang hingga kini kebenaran Bin Ladin sudah terbunuh masih misterius. Sebab militer Amerika belum pernah melansir foto-foto mayat lelaki Arab Saudi berdarah Yaman itu. Dengan alasan agar kuburnya tidak dikultuskan oleh pengikut dan para pengagumnya, jenazah Bin Ladin dibenamkan di dasar Laut Arab.

Dalam wawancara khusus dengan the Moscow Tribune, Snowden bilang dia memiliki banyak dokumen membuktikan pria kelahiran Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 59 tahun lalu, itu masih menerima transferan fulus US$ 100 ribu saban bulan dari CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat) ke rekeningnya di Nassau.

"Saya tidak yakin di mana dia sekarang," kata Snowden. "Tapi pada 2013 dia tinggal dengan damai di sebuah vila bareng lima istri dan banyak anaknya."

Snowden menambahkan CIA bekerja sama dengan badan intelijen Pakistan telah bersandiwara soal kematian Bin Ladin, anak dari pengusaha konstruksi supertajir Muhammad bin Awwad bin Ladin. Dia mengatakan Bin Ladin dan keluarganya telah dipindahkan ke lokasi dirahasiakan di Bahamas. Menurut dia, tanpa kumis dan brewok, tidak ada orang mengenali Bin Ladin.

Bahamas adalah sebuah kepulauan di Samudera Atlantik. Wilayah meliputi 700 pulau ini beribu kota di Nassau.

Edward Snowden pada 2013 dipekerjakan oleh badan keamanan nasional Amerika Serikat NSA, setelah sebelumnya bekerja di Dell dan CIA. Juni di tahun itu dia membocorkan ribuan dokumen rahasia kepada media.

Karena tindakannya itu, Snowden menjadi buronan dan didakwa telah melakukan kegiatan mata-mata. Lelaki kini tinggal di Ibu Kota Moskow, Rusia, ini tadinya berhasil kabur dari Amerika ke Hong Kong.

Pada 28 Juni 2015, Gedung Putih menolak petisi berjudul Kami Ini Rakyat, diteken hampir 168 ribu orang, meminta Snowden diampuni.

Peracik bom jempolan di Al-Qaidah, Ibrahim Hasan al-Asiri. (Time)

Peracik bom jempolan Al-Qaidah tewas

Pada 2012, Al-Asiri berencana meledakkan sebuah pesawat Amerika, bertepatan dengan haul setahun pendiri jaringan Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Amerika akan buka nama pejabat Saudi terlibat Teror 11/9

Sebuah laporan resmi pada 2002 menyebutkan beberapa pelaku Teror 11/9 menerima dana dari sejumlah pejabat Saudi.

Selebaran menuding Israel mendalangi serangan 11 September 2001 tersebafr di Amerika Serikat. (Matt Elkins/J. The Jewish News of Northern California via JTA)

Selebaran tuduh Israel dalangi Teror 11/9 muncul di Amerika Serikat

Dalam selebaran itu disebutkan orang-orang Israel terlihat menari-nari di lokasi robohnya menara kembar World Trade Center.





comments powered by Disqus