kabar

Arab Saudi importir senjata terbesar kedua di dunia

Dari total impor senjata di dunia selama 2011-2015, 14 persen dilakukan oleh India dan tujuh persen dilakoni Arab Saudi.

23 Februari 2016 22:00

Arab Saudi menjadi importir senjata terbesar kedua sejagat setelah India atau nomor wahid di Timur Tengah selama periode 2011-2015, naik 275 persen ketimbang kurun waktu 2006-2010, menurut lembaga independen Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) dalam laporan terbarunya bulan ini.

Sepanjang 2011-2015 itu pula, impor senjata oleh seluruh negara di Timur Tengah meningkat 61 persen, sedangkan impor oleh negara-negara Eropa melorot 41 persen.

Di masa itu, Inggris menjual lebih banyak senjata ke Arab Saudi dibanding negara lain. Namun negara Kabah itu tetap menjadi pasar senjata terbesar bagi Amerika Serikat.

"Pasukan koalisi Arab mengandalkan senjata mutakhir Amerika Serikat dan Eropa untuk dipakai dalam perang di Yaman," kata Pieter Wezeman, peneliti senior SIPRI untuk program belanja senjata dan militer.

Memanasnya situasi di Timur Tengah tahun lalu juga menaikkan jumlah impor senjata ke kawasan ini. Selama 2011-2015, pembelian senjata oleh Qatar melonjak hingga 279 persen, impor senjata oleh Uni Emirat Arab naik 35 persen, dan Mesir bertambah 37 persen.

Dari total impor senjata di dunia, 14 persen dilakukan oleh India dan tujuh persen oleh Arab Saudi.

Sedangkan impor senjata selama 2011-2015 oleh Iran, musuh bebuyutan Arab Saudi di Timur Tengah, menurut SIPRI, berada di level sangat rendah lantaran negeri Mullah ini masih terkena embargo.

Aktivis Arab Saudi, Abdul Aziz al-Audah, ditahan karena mendukung Palestina. (Twitter)

Saudi tahan kerabat ulama tersohor karena berkomentar dukung Palestina

Saudi memang telah menyatakan Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris. 

Suhail al-Jamil, pemuda gay berusia 23 tahun asal Arab Saudi tengah berpose dengan celana pendek di sebuah pantai di Kota Jeddah, 6 Oktober 2019. (Twitter)

Arab Saudi tangkap pemuda gay bercelana pendek di pantai

Suhail mengunggah foto dirinya bercelana pendek warna coklat dengan corak tutul pada 6 Oktober lalu. Dia memang secara terbuka menyatakan dirinya adalah kaum penyuka sesama jenis.

Gereja Ath-Thahirah berlokasi di Kota Mosul, Irak. ISIS merusak bangunan ini pada 2014. (mesopotamiaheritage.org)

UEA bangun kembali dua gereja dirusak ISIS di Mosul

UEA juga akan membangun kembali Masjid Agung An-Nuri, berusia lebih dari 840 tahun. Di masjid inilah, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah dengan dirinya sebagai khalifah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Calon raja Saudi surati presiden Iran minta berdamai

Pesan ingin disampaikan Bin Salman kepada Iran adalah ingin membahas isu bilateral, kondisi kawasan, dan bagaimana bisa mengakhiri perang  Yaman tanpa mempermalukan Saudi.





comments powered by Disqus