kabar

Mantan bintang sepak bola Turki didakwa hina Erdogan

Hakan Sukur keluar dari partai dipimpin Erdogan pada 2013 setelah muncul tuduhan Erdogan dan lingkungan terdekatnya terlibat korupsi.

26 Februari 2016 03:04

Mantan bintang sepak bola Turki Hakan Sukur terancam hukuman maksimal empat tahun penjara, setelah didakwa menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan lewat Twitter.

Seperti dilansir kantor berita Dogan, jaksa menilai komentar-komentar Sukur lewat akun @HakanSukur berisi, "Penghinaan terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan dan putranya."

Dalam pembelaannya, lelaki 44 tahun ini bilang dia tidak bermaksud menyasar Erdogan dan jabatannya. Namun tim penuntut umum menegaskan cuitan-cuitan Sukur di Twitter jelas berhubungan dengan Erdogan.

Bila terbukti bersalah, Sukur bakal dipenjara hingga empat tahun. Dakwaan sudah disetujui dan sidang bakal mulai bergulir dalam beberapa pekan mendatang.

Karier sepak bola Sukur berlangsung selama 1987-2007. Penyerang tim nasional Turki ini menorehkan 51 gol dari 112 penampilan. Dia juga dikenang setelah berhasil membawa Turki juara ketiga di Piala Dunia 2002.

Setelah berhenti dari sepak bola, Sukur terjun ke politik dan terpilih sebagai anggota parlemen dari AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) dalam pemilihan umum 2011. Dia keluar dari partai dipimpin Erdogan itu pada 2013 setelah muncul tuduhan Erdogan dan lingkungan terdekatnya terlibat korupsi. Dia kemudian bergabung dengan gerakan dipimpin Fethullah Gulen, ulama Turki tinggal di Amerika Serikat.

Sukur telah menyuarakan penolakannya atas keputusan pemerintah menutup sekolah-sekolah dikelola gerakan Gulen, dikenal dengan Hizmet (berarti pelayanan).

Lewat Twitter, Sukur mengklaim telah pindah ke Amerika Serikat. Dia bilang dia tengah mengerjakan proyek pembukaan sekolah sepak bola dan ingin belajar bahasa Inggris. Tidak ada penjelasan apakah Sukur bakal menghadiri sidang.

Erdogan dikecam lantaran sudah banyak wartawan, narablog, dan warga biasa dipenjara atas tuduhan menghina dirinya dan para pejabat senior Turki. Dia dituding kian otoriter setelah menjabat presiden pada 2014.

Perdana Menteri Israel Ariel Sharon menerima lawatan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 2005. (GPO)

Partainya Erdogan benarkan Turki dan Israel sepakati peningkatan hubungan

Turki merupakan negara berpenduduk mayoritas muslim pertama mengakui Israel pada 1949. 

Kedutaan Besar Turki di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Twitter)

Erdogan klaim hubungan Turki-Israel penting bagi stabilitas Timur Tengah

Kedua pemimpin sependapat pentingnya Turki dan Israel untuk bekerjasama di tiga bidang sangat prospektif, yakni energi, pariwisata, dan teknologi. 

Kedutaan Besar Turki di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Twitter)

Erdogan: Kami ingin hubungan lebih baik dengan Israel

Turki adalah negara muslim pertama mengakui Israel dan menjalin hubungan resmi sejak 1949.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengajari cucunya, Ahmet Akif Albayrak, di Marmaris, pada 15 Juli 2016. (Hurriyet Daily News)

Erdogan ucapkan selamat Natal

Erdogan dijadwalkan berkunjung ke Indonesia tahun depan.





comments powered by Disqus